SINGARAJA — Kecelakaan laut terjadi sekitar pukul 22.49 Wita saat enam orang tengah memancing. Perahu yang mereka tumpangi terbalik di tengah laut, membuat seluruh penumpang dalam kondisi darurat dan membutuhkan pertolongan segera.
Laporan pertama diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 23.15 Wita dari petugas KSOP Celukan Bawang. Tak butuh waktu lama, tim SAR gabungan langsung bergerak menuju lokasi menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 04 Buleleng.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan, mengatakan tim berangkat dari Celukan Bawang sekitar pukul 23.30 Wita. Pencarian difokuskan di titik koordinat 8°09’12.4? LS dan 114°46’03.2? BT.
“Kami melaksanakan persiapan, kurang lebih 11.30 (malam) kami melaksanakan pencarian target berangkat dari Celukan Bawang,” ujarnya.
Enam personel dikerahkan dalam operasi tersebut. Seluruh korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan dievakuasi ke Pelabuhan Celukan Bawang pada pukul 01.13 Wita.
Keenam pemancing yang selamat masing-masing Hamdan (50) asal Yeh Biu, Herry Noval Putra (28) asal Singaraja, Basirun (40) asal Candi Kuning, Amirul Umara (29) asal Singaraja, Haris Maulana (36) asal Singaraja, serta Amir Sarifudin (43) asal Singaraja. Mereka melaut sejak pukul 18.00 Wita untuk aktivitas memancing.
Operasi penyelamatan melibatkan Pos SAR Buleleng, Pos TNI AL Celukan Bawang, Pos Polairud Celukan Bawang, KSOP Celukan Bawang, serta Polsek Celukan Bawang. Keluarga korban dan masyarakat setempat turut membantu proses evakuasi.
Keberhasilan penyelamatan seluruh korban menunjukkan pentingnya koordinasi antarinstansi dalam memberikan respons cepat terhadap kondisi kedaruratan di wilayah perairan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.