Denpasar Raih Terbaik I Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting dari Kemendagri, Diganjar Insentif Rp 3 Miliar

Penulis: Xander Situmorang  •  Jumat, 05 Juni 2026 | 15:33:31 WIB
Wali Kota Denpasar menerima penghargaan Terbaik I penanggulangan kemiskinan dan stunting dari Kemendagri.

DENPASAR — Upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Denpasar dalam menekan angka kemiskinan dan stunting kembali diakui di tingkat nasional. Dalam ajang Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali yang berlangsung di Hotel JW Marriott Yogyakarta, Kamis (4/6), Kota Denpasar dinobatkan sebagai Terbaik I untuk kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, kepada Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara. Tak hanya itu, Denpasar juga meraih Terbaik III untuk kategori Penurunan Tingkat Pengangguran yang diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago.

Penilaian Berbasis Data BPS dan Konvergensi Program

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa penilaian dalam ajang ini dilakukan secara objektif menggunakan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS). Empat kategori yang dinilai meliputi kemiskinan dan stunting, pengangguran, pengendalian inflasi, serta creative financing.

“Semua menggunakan data yang terbuka dan terukur. Dengan penghargaan ini kami ingin membangun iklim kompetisi yang sehat sekaligus memberikan apresiasi kepada daerah-daerah yang berhasil menunjukkan kinerja terbaiknya,” ujar Tito dalam sambutannya.

Untuk kategori penanggulangan kemiskinan dan stunting, penilaian mencakup konvergensi program lintas sektor, percepatan layanan hingga tingkat desa, serta inovasi daerah yang adaptif dan berkelanjutan. Sementara kategori pengangguran menilai kualitas perencanaan program, dukungan anggaran, dan efektivitas kebijakan ketenagakerjaan.

Insentif Fiskal dan Target Ke Depan

Sebagai bentuk apresiasi, pemerintah pusat menyiapkan insentif fiskal bagi para pemenang. Untuk Terbaik I, insentif yang diberikan sebesar Rp 3 miliar. Terbaik II memperoleh Rp 2 miliar, dan Terbaik III sebesar Rp 1 miliar.

Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diraih. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Pemkot Denpasar bersama masyarakat, dunia usaha, dan akademisi.

“Penghargaan ini menjadi cambuk semangat bagi seluruh jajaran Pemerintah Kota Denpasar untuk terus menghadirkan pelayanan dan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Jaya Negara.

Ia menambahkan bahwa penanggulangan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting tidak bisa dilakukan secara parsial. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menghadirkan solusi yang tepat sasaran di lapangan.

Turut mendampingi Wali Kota dalam acara tersebut, Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Kepala BPKAD Ni Putu Kusumawati, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi IGA Ngurah Raini, serta Kepala Bappeda I Wayan Putra Sarjana.

Reporter: Xander Situmorang
Sumber: balinetizen.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top