Pemkab Tabanan Perkuat Operator SID di Kecamatan Marga, Data Desa Akurat Jadi Target

Penulis: Yanto Prasetya  •  Rabu, 10 Juni 2026 | 19:43:31 WIB
Operator SID Kecamatan Marga mengikuti workshop peningkatan pengelolaan data desa yang akurat.

TABANAN — Pengelolaan data desa yang akurat dan terbuka masih menjadi tantangan di tingkat pemerintahan desa. Untuk menjawab persoalan itu, Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Kelompok Ahli Bidang Komunikasi menggelar forum dengar pendapat dan workshop mini bagi para operator Sistem Informasi Desa (SID) se-Kecamatan Marga.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Marga, Rabu (10/6), menghadirkan narasumber dari Kelompok Ahli Bidang Komunikasi Pemkab Tabanan, I Wayan Ariasa. Sejumlah operator desa dari berbagai wilayah di Kecamatan Marga turut berpartisipasi dalam forum ini.

Mengapa Akurasi Data Desa Menjadi Prioritas?

Camat Marga, I Putu Adi Putra Adiksa, yang membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa komunikasi yang baik dan pengelolaan informasi berbasis data akan membantu desa memetakan berbagai persoalan. Menurutnya, data yang valid menjadi fondasi untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

“Camat Marga sangat mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Kelompok Ahli Bidang Komunikasi yang telah memfasilitasi kegiatan Dengar Pendapat dan Workshop Mini Komunikasi dan Publikasi Berbasis Data Desa, sehingga apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan serta kendala bisa diminimalisir,” ujarnya.

Materi dan Diskusi: Praktik Baik Pengelolaan Informasi

Dalam workshop tersebut, para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga berbagi pengalaman terkait praktik komunikasi dan publikasi berbasis data. Sejumlah persoalan yang selama ini dihadapi di tingkat desa menjadi bahan diskusi untuk mencari solusi bersama.

Narasumber I Wayan Ariasa memberikan pemaparan mengenai pentingnya pengelolaan informasi yang didukung data yang valid. Pendekatan ini dinilai krusial untuk mendukung tata kelola pemerintahan desa yang lebih transparan dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Respons Peserta: Gambaran Nyata Pengelolaan Data

Salah seorang peserta, I Gede Made Nurata dari Desa Kuwum, mengaku mendapatkan banyak manfaat dari kegiatan tersebut. Ia menilai materi yang disampaikan memberikan gambaran nyata mengenai pengelolaan informasi desa yang lebih baik.

“Ia mengaku sangat puas dengan praktik baik yang disampaikan oleh I Wayan Ariasa,” demikian disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Arahan ke Depan: Tata Kelola Desa yang Terbuka dan Berbasis Data

Melalui forum dengar pendapat dan workshop mini ini, Pemkab Tabanan berupaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia di tingkat desa. Langkah ini diharapkan dapat mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan desa yang semakin terbuka, berbasis data, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih cepat dan tepat.

Reporter: Yanto Prasetya
Back to top