Pemkab Badung Buka MPLS Ramah 2026/2027 untuk 15.677 Peserta Didik Baru, Fokus Cegah Perundungan

Penulis: Usman Harun  •  Selasa, 14 Juli 2026 | 18:29:02 WIB
peserta didik baru di Kabupaten Badung mengikuti MPLS Ramah tahun ajaran 2026/2027 yang berfokus pada pencegahan perundungan.

MANGUPURA — Ribuan siswa baru di Kabupaten Badung memulai hari pertama mereka di jenjang pendidikan baru. Total 15.677 peserta didik mengikuti MPLS Ramah, terdiri dari 8.185 siswa Sekolah Dasar (SD) dan 7.492 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tersebar di seluruh wilayah Badung.

Apa yang Membedakan MPLS Ramah Tahun Ini?

Kepala Disdikpora Badung, I Gusti Made Dwipayana, menegaskan bahwa MPLS tahun ini mengedepankan konsep ramah. Bukan sekadar seremonial, kegiatan ini dirancang untuk membangun lingkungan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, serta bebas dari segala bentuk perundungan.

"MPLS tahun 2026 mengusung tema MPLS Ramah, yaitu ramah kepada lingkungan, ramah kepada sekolah, kepada guru, dan kepada teman. Kita ingin menghindari segala bentuk perundungan," ujar Dwipayana dalam sambutannya di SMP Negeri 1 Mengwi.

Pembekalan Karakter dan Adaptasi Lingkungan Baru

Selama MPLS, peserta didik tidak hanya diajak berkeliling sekolah. Mereka mendapat pembekalan untuk mengenal tata tertib, budaya belajar, kurikulum, serta berbagai program pendidikan yang akan dijalani. Kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan karakter melalui Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

"Anak-anak diberikan pembekalan agar mampu bersikap ramah kepada teman, guru, maupun lingkungan sekolah," kata Dwipayana. Penanaman disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian menjadi fokus utama untuk mencegah berbagai penyimpangan isu sosial di kalangan pelajar.

Larangan Perpeloncoan dan Tugas Tidak Mendidik

Pemerintah Kabupaten Badung memberikan instruksi tegas kepada seluruh sekolah. Dwipayana menekankan bahwa pelaksanaan MPLS harus berlangsung secara edukatif, inspiratif, dan menyenangkan tanpa praktik perpeloncoan maupun pemberian tugas yang tidak mendidik.

Sekolah diharapkan menjadi ruang yang aman bagi peserta didik untuk belajar, berkembang, berprestasi, dan membentuk karakter yang berakhlak mulia. "Kami harap melalui MPLS tahun ini, anak-anak dapat lebih cepat beradaptasi karena berada di lingkungan yang baru," pungkasnya.

Target: Pembelajaran Efektif Sejak Hari Pertama

Dengan konsep MPLS Ramah, Disdikpora Badung menargetkan proses adaptasi peserta didik baru berjalan lebih cepat. Hal ini diharapkan membuat mereka mampu mengikuti pembelajaran di sekolah masing-masing dengan baik dan meraih prestasi terbaik sejak awal tahun ajaran.

Reporter: Usman Harun
Sumber: balipost.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top