BALI — Persija Jakarta membawa skuad hampir lengkap ke Thailand. Enam pemain yang sebelumnya membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026—Rizky Ridho, Jordi Amat, Shayne Pattynama, Dony Tri Pamungkas, Rayhan Hannan, dan Nadeo Argawinata—resmi bergabung dalam TC yang berlangsung hingga 23 Agustus tersebut.
Dua laga uji coba telah dijadwalkan. Pertama melawan Police Tero pada Rabu (19/8/2026), disusul Chiangrai United tiga hari berselang. Kedua pertandingan ini menjadi tolok ukur kesiapan tim sebelum kompetisi resmi bergulir.
Menghadapi Police Tero, Shin Tae-yong menegaskan prioritasnya bukan sekadar meraih kemenangan. Pelatih asal Korea Selatan itu lebih menekankan pada proses penyusunan komposisi utama dan pematangan aspek taktikal.
"Sebelum musim bergulir, para pemain kami kemungkinan akan bergabung dengan para pemain Thailand untuk berlatih bersama. Jadi, pada 19 Agustus, kami akan terlebih dahulu fokus pada susunan pemain inti, latihan tim, dan latihan taktik," kata Shin Tae-yong.
Menariknya, Shin memberi kode berbeda untuk laga kontra Chiangrai United. Ia mengisyaratkan akan mencoba menurunkan susunan pemain terbaiknya, meski tetap dengan kehati-hatian.
"Kemudian, untuk pertandingan melawan Chiang Rai pada tanggal 22 Agustus, saya berharap, meski dengan hati-hati, bahwa kami mungkin akan mencoba menurunkan susunan pemain terbaik kami. Tentu saja, akan ada rotasi pemain di kedua pertandingan itu," ujarnya.
Pernyataan ini memberi gambaran bahwa laga kedua menjadi ajang uji final sebelum Persija menentukan komposisi tetap untuk musim 2026/2027.
Sebelum bertolak ke Thailand, Persija telah menuntaskan agenda pramusim di dalam negeri lewat Piala Presiden 2026. Macan Kemayoran finis di peringkat ketiga setelah menumbangkan Arema FC dengan skor 3-1.
Hasil tersebut menjadi modal berharga, meski Shin tetap memandang TC di Thailand sebagai fase krusial. Di sinilah taktik dipertajam dan persaingan memperebutkan tempat di starting XI semakin ketat, apalagi dengan kembalinya para pemain Timnas.
Dengan dua uji coba melawan klub kasta kedua dan pertama Thailand, Persija mendapat variasi lawan yang cukup untuk mengukur kekuatan tim. Police Tero dikenal dengan pressing tinggi, sementara Chiangrai United kerap tampil disiplin di lini belakang.
Rotasi yang direncanakan Shin di kedua laga juga menjadi sinyal bahwa semua pemain akan mendapat kesempatan membuktikan diri. Persaingan internal dipastikan berjalan ketat menjelang kick-off BRI Super League 2026/2027.