Dua Siswa Madrasah di Buleleng Cetak Sejarah, Lolos Bersama ke OSN Nasional 2026 Bidang IPA dan IPS

Penulis: Usman Harun  •  Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:20:31 WIB
Dua siswa MIT Mardlatillah Singaraja, Wilson Fadil A dan Alif SKP, resmi mewakili Provinsi Bali di OSN Nasional 2026 bidang IPA dan IPS.

BULELENG — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan di Kabupaten Buleleng. Dua siswa Madrasah Ibtidaiyah Terpadu (MIT) Mardlatillah Singaraja, Wilson Fadil A dan Alif SKP, dipastikan mewakili Provinsi Bali di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) tahun 2026. Capaian ini sekaligus menjadi catatan sejarah karena untuk pertama kalinya dua siswa dari madrasah yang sama lolos bersamaan dalam dua bidang studi berbeda.

Wilson Fadil A berhasil keluar sebagai Juara 1 mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Sementara rekannya, Alif SKP, menempati posisi Juara 2 untuk mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Keduanya tampil meyakinkan dan mengungguli puluhan peserta lain dari berbagai sekolah di Bali.

Mematahkan Stigma Lama Madrasah

Keberhasilan ini mendapat apresiasi luas, salah satunya dari jajaran Kementerian Agama Kabupaten Buleleng. Kepala Seksi Pendidikan Islam (Kasi Pendis) Kantor Kemenag Buleleng, Lewa Karma, menilai prestasi ini membuktikan madrasah mampu bersaing di bidang sains umum. Ia menegaskan tidak ada lagi anggapan bahwa madrasah tertinggal dibanding sekolah lainnya.

"Tidak ada yang tidak mungkin. Dengan niat yang kuat, bimbingan yang serius, dan doa, anak-anak madrasah kita bisa berjaya di panggung mana pun," ungkap Lewa Karma saat memberikan apresiasi kepada para siswa dan guru pembimbing.

Apresiasi dari Disdikpora dan Dewan Pendidikan

Dukungan serupa disampaikan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng, Ida Bagus Surya, serta Ketua Dewan Pendidikan Buleleng, Made Sedana. Keduanya sepakat prestasi ini menghapus sekat kualitas antara lembaga pendidikan negeri dan swasta. Madrasah kini bertransformasi menjadi pusat keunggulan akademik yang kompetitif.

Pencapaian Wilson dan Alif dinilai sebagai bukti nyata bahwa pembinaan intensif di lingkungan madrasah mampu melahirkan talenta sains berkelas nasional. Keberhasilan ini juga menjadi modal berharga bagi peta pendidikan di Bali, khususnya di Buleleng.

Reward Khusus dari Kemenag Buleleng

Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi keduanya, Kemenag Buleleng berencana memberikan reward khusus. Penyerahan penghargaan ini dijadwalkan berlangsung dalam rangkaian upacara Hari Pramuka dan puncak Kemah Karakter Madrasah se-Kabupaten Buleleng. Momen ini dipilih sebagai simbol bahwa prestasi akademik dan pembangunan karakter berjalan beriringan.

Dengan lolosnya Wilson dan Alif ke panggung nasional, masyarakat Buleleng menaruh harapan besar. Kedua siswa diharapkan tampil maksimal dan mampu mengukir prestasi terbaik untuk mengharumkan nama Provinsi Bali di tingkat nasional. ***

Reporter: Usman Harun
Sumber: kabarnusa.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top