Gubernur Bali Wayan Koster Minta Pemkab Buleleng Percepat Proyek Turyapada Tower dan Jalan Shortcut Hingga KEK Buleleng Barat

Penulis: Yanto Prasetya  •  Rabu, 19 Agustus 2026 | 11:40:31 WIB
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menyampaikan kesiapan Pemkab Buleleng menindaklanjuti arahan Gubernur Bali terkait percepatan pembangunan Turyapada Tower dan jalan Shortcut.

BULELENGBupati Buleleng I Nyoman Sutjidra merespons cepat arahan Gubernur Bali Wayan Koster terkait percepatan pembangunan strategis di wilayah Bali Utara. Arahan tersebut disampaikan langsung oleh orang nomor satu di Pemprov Bali tersebut kepada jajaran Pemkab Buleleng.

Sutjidra menegaskan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti seluruh program prioritas yang digulirkan baik oleh Pemerintah Provinsi Bali maupun Pemerintah Pusat. Ia menyebut sinergi antara dua tingkat pemerintahan ini menjadi kunci utama dalam merealisasikan proyek yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Target Penyelesaian Proyek Infrastruktur pada 2028

Ditemui usai pembukaan Buleleng Festival 2026, Selasa (18/8/2026) malam, Bupati Sutjidra mengungkapkan bahwa fokus utama saat ini tetap pada penataan kota dan pemerataan infrastruktur. Dua proyek besar menjadi sorotan utama, yakni pembangunan Turyapada Tower dan kelanjutan jalan Shortcut.

"Kita akan merespons dengan baik arahan Pak Gubernur. Apalagi beliau menargetkan penyelesaian pembangunan strategis seperti Turyapada Tower hingga kelanjutan jalan Shortcut selesai pada tahun 2028," ujar Bupati Sutjidra, Selasa (18/8/2026).

Jalan shortcut selama ini menjadi salah satu infrastruktur vital yang dinantikan masyarakat untuk memangkas waktu tempuh dan mendorong konektivitas ekonomi di kawasan Buleleng timur dan tengah.

KEK Buleleng Barat Disiapkan untuk Serap Tenaga Kerja

Selain infrastruktur konektivitas, dukungan Gubernur Koster juga diarahkan pada pengembangan kawasan Buleleng Barat. Wilayah tersebut dirancang menjadi Kawasan Industri atau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang merupakan program strategis dari pemerintah pusat.

"Kawasan Buleleng Barat yang disiapkan menjadi kawasan ekonomi khusus merupakan program dari pusat. Pemkab Buleleng pasti mendukung penuh agar dapat membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tegasnya.

Kehadiran KEK di Buleleng Barat diharapkan mampu menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru di Bali Utara, mengurangi kesenjangan pembangunan dengan wilayah selatan Bali yang selama ini lebih maju.

Langkah Konkret Pemkab Buleleng Menyongsong Proyek Strategis

Menanggapi arahan tersebut, Sutjidra menambahkan bahwa Pemkab Buleleng kini tengah menyiapkan langkah matang. Percepatan perizinan menjadi prioritas awal agar proyek yang masuk tidak terhambat birokrasi.

Selain itu, penyediaan infrastruktur pendukung di daerah juga sedang dipetakan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa ketika proyek strategis baik dari provinsi maupun pusat mulai berjalan, kondisi lapangan sudah siap mendukung.

Dengan adanya komitmen bersama antara Pemprov Bali dan Pemkab Buleleng ini, percepatan pembangunan di Bali Utara diharapkan segera terlihat hasilnya dalam beberapa tahun ke depan.

Reporter: Yanto Prasetya
Sumber: kabarbali.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top