DENPASAR — BMKG memprakirakan seluruh wilayah Bali, mulai dari Jembrana di barat hingga Karangasem di timur, akan diselimuti awan pada Jumat besok. Tidak ada potensi hujan signifikan yang terpantau, sehingga aktivitas masyarakat di luar ruangan diprediksi berjalan lancar.
Kelembapan udara berada di rentang 60 hingga 90 persen, dengan kecepatan angin yang bertiup dari arah tenggara menuju timur. Kondisi ini masih dalam kategori normal untuk bulan Agustus yang merupakan puncak musim kemarau di Bali.
BMKG mencatat suhu terendah akan dirasakan oleh warga di Kabupaten Bangli dan Karangasem yang mencapai 21 derajat Celsius. Sementara itu, wilayah pesisir seperti Denpasar dan Badung diperkirakan menjadi area terhangat dengan suhu hingga 31 derajat Celsius.
Untuk kabupaten lainnya, suhu diprediksi berada di angka 22 hingga 30 derajat Celsius. Perbedaan suhu ini dipengaruhi oleh topografi masing-masing daerah, di mana wilayah dataran tinggi cenderung lebih dingin dibandingkan kawasan pesisir.
Kondisi cerah berawan ini menjadi kabar baik bagi nelayan tradisional yang beroperasi di Selat Badung dan perairan utara Buleleng. Gelombang laut diperkirakan tenang sehingga aktivitas melaut bisa dilakukan dengan aman.
Pelaku wisata bahari di Nusa Penida, Klungkung, juga dapat mengoptimalkan jadwal trip penyelaman dan snorkeling. Namun, BMKG tetap mengimbau para operator kapal untuk memantau perkembangan cuaca secara berkala karena kondisi atmosfer bisa berubah sewaktu-waktu.
Meski secara umum cerah, BMKG mengingatkan adanya potensi kabut tipis di pagi hari, terutama di kawasan Kintamani, Bangli, dan daerah pegunungan lainnya. Pengendara yang melintasi jalur menanjak seperti menuju Bedugul, Tabanan, diminta meningkatkan kewaspadaan.
Jarak pandang yang berkurang akibat kabut biasanya terjadi antara pukul 05.00 hingga 08.00 WITA. Setelah matahari terbit, kabut diprediksi berangsur menghilang dan cuaca kembali cerah.
Dengan cuaca yang bersahabat, masyarakat diimbau tetap menjaga asupan cairan tubuh karena suhu udara terasa panas terutama pada siang hari. Paparan sinar ultraviolet pada rentang waktu tengah hari juga perlu diantisipasi dengan penggunaan tabir surya.
BMKG akan terus memperbarui informasi prakiraan cuaca setiap beberapa jam sekali melalui kanal resmi. Masyarakat yang hendak bepergian disarankan memantau kanal tersebut untuk mendapatkan informasi yang lebih detail dan terkini.