HUT Ke-25 Partai Demokrat di Bali: Tutik Dorong Anak Muda Manfaatkan Magang Hub Kemenaker agar Tak Jadi Penonton di Pariwisata Sendiri

Penulis: Vino Bastian  •  Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:16:02 WIB
Tutik Kusuma Wardhani menyampaikan pidato dalam peringatan HUT Ke-25 Partai Demokrat di Kantor DPD Partai Demokrat Bali, Minggu (23/8/2026).
IX DPR RI Tutik Kusuma Wardhani mendorong generasi muda Bali memanfaatkan program Magang Hub dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Hal ini disampaikan dalam peringatan HUT Ke-25 Partai Demokrat yang dirangkai dengan perayaan Hari Kemerdekaan RI di Kantor DPD Partai Demokrat Bali, Minggu (23/8/2026). ISI:

DENPASAR — Tutik Kusuma Wardhani menyoroti tingginya potensi angka pengangguran lulusan SMK di Bali. Ia meminta anak muda aktif mencari informasi peluang magang melalui ponsel masing-masing, terutama di sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung ekonomi Pulau Dewata.

"Kemenaker sudah menyediakan program Magang Hub. Generasi Z dan anak-anak muda harus aktif memanfaatkan teknologi, buka informasi di ponsel masing-masing. Jangan sampai peluang magang di daerah sendiri, seperti sektor pariwisata Bali, justru didominasi oleh tenaga kerja dari luar," ucap Tutik dalam keterangannya, Senin (24/8/2026).

Menurut Tutik, kesenjangan antara jumlah lulusan SMK dan ketersediaan lapangan kerja kerap terjadi akibat minimnya akses informasi. Padahal, program pemerintah pusat seperti Magang Hub dirancang untuk menjembatani pencari kerja dengan industri, termasuk hotel, restoran, dan tempat wisata di Bali.

Duka untuk Korban Gempa NTT dan Semangat Persatuan

Dalam momentum yang sama, Tutik menyampaikan duka mendalam kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang baru dilanda bencana gempa bumi. Ia berharap para korban diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.

"Saya menyampaikan rasa duka dan prihatin saya kepada saudara-saudara kita di NTT yang terkena musibah gempa bumi. Semoga beliau tabah dan kuat menghadapi semua ini, serta Tuhan selalu melindungi," ungkap Tutik.

Di tengah duka tersebut, peringatan HUT Ke-25 Partai Demokrat dan perayaan kemerdekaan RI disebutnya menjadi ajang memperkuat persatuan, toleransi, dan kerja sama. Hal ini dinilai penting sebagai modal sosial menyongsong target Indonesia Emas 2045.

Makan Bergizi Gratis: Perlu Pengawasan Ketat agar Tepat Sasaran

Politisi Fraksi Partai Demokrat itu juga menyoroti program prioritas pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG). Tutik menilai program ini sangat dibutuhkan, khususnya di wilayah Indonesia timur, daerah berstatus 3T (tertinggal, terdepan, terluar), serta daerah rawan stunting.

Meski mendukung penuh, Tutik menegaskan perlunya pemerintah memperketat tata kelola dan pendistribusian. Menurutnya, akurasi data penerima manfaat menjadi kunci utama agar program berjalan efektif dan tidak salah sasaran.

Terkait anggaran, anggota Komisi IX DPR RI ini mengingatkan bahwa alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen sesuai undang-undang tidak boleh diganggu gugat. Ia menyarankan pembiayaan program MBG disisir dari pos anggaran lain yang memungkinkan, sehingga fungsi pendidikan tetap berjalan optimal.

"Program MBG diharapkan disisir dari pos anggaran lain agar fungsi pendidikan tetap optimal," tegasnya.

Kegiatan yang dihadiri Ketua DPC Partai Demokrat Kota Denpasar A.A. Asmara Putra tersebut menjadi rangkaian konsolidasi partai di Bali sekaligus ruang dialog antara wakil rakyat dan konstituen mengenai isu-isu nasional terkini.

Reporter: Vino Bastian
Sumber: pilarbalinews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top