Tim SAR Gabungan Perluas Area Pencarian Remaja Karangasem Terseret Arus di Pantai Keramas Gianyar

Penulis: Usman Harun  •  Senin, 02 November 2026 | 08:01:02 WIB
Tim SAR gabungan memulai operasi hari kedua dengan briefing koordinasi dan penekanan aspek keselamatan kerja sebelum membagi personel ke tiga lini pencarian.

GIANYAR — Pencarian hari kedua difokuskan pada koordinat awal 8°35'49.4"S 115°20'24.2"E, titik tempat korban dilaporkan terakhir terlihat sebelum terseret arus. Tim SAR Gabungan mengawali operasi dengan briefing koordinasi dan penekanan aspek keselamatan kerja sebelum membagi personel ke tiga lini pencarian.

SRU Laut Menyisir Perairan Selatan Gianyar hingga 7 NM²

Lini laut mengerahkan Rubber Boat Basarnas dengan luas pencarian 2,1 NM, serta RIB 02 Denpasar yang menjangkau area hingga 5 NM. Total luas search area yang disisir mencapai 7 NM² di titik-titik koordinat perairan laut selatan Gianyar.

Penyisiran Darat 1,5 Kilometer ke Arah Barat

Di darat, tim melakukan penyisiran sepanjang garis pantai kurang lebih 1,5 kilometer ke arah barat dari lokasi kejadian. Sementara lini udara menerjunkan satu unit drone thermal untuk memantau titik-titik yang dicurigai secara intensif.

Cuaca Hujan Ringan, Ombak Setinggi 1 Meter

Kondisi cuaca di sekitar lokasi pada Senin pagi terpantau hujan ringan dengan kecepatan angin berkisar 4–33 km/jam dari arah timur-tenggara. Arus laut mengarah ke barat daya dengan ketinggian ombak sekitar 1,0 meter dan jarak pandang 5,1 kilometer.

Alat Utama yang Dikerahkan

Berbagai alat utama turut dikerahkan dalam operasi hari kedua, antara lain:

  • 1 unit Rapid Land SAR Unit
  • 1 unit RIB 02 Denpasar
  • 1 unit Rubber Boat
  • Perlengkapan penyelamatan air (palsar air)
  • Alat komunikasi
  • 1 unit Drone Thermal
  • Palsar medis
  • Perangkat navigasi GPS dan teropong binokular

Korban Belum Ditemukan

Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan masih bekerja di lapangan untuk menemukan korban. Perkembangan lebih lanjut terkait hasil operasi SAR akan disampaikan secara berkala.

Reporter: Usman Harun
Sumber: kabarbali.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top