DENPASAR — Sebanyak 89 atlet potensial Bali telah melewati serangkaian tes fisik kesehatan serta evaluasi ketat dari bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) KONI Bali. Komposisi tim definitif kini terbentuk, dengan latihan terpusat yang berjalan di tengah waktu persiapan yang kian mepet menuju PON Pantai di Ancol.
Sekum KONI Bali I Ketut Jagra Sunu menyatakan seluruh atlet sudah menjalani tes kebugaran fisik dan persiapan administratif. Menurut dia, latihan terpusat menjadi kunci agar para atlet tampil maksimal di arena.
"Semua atlet sudah melakukan tes kebugaran fisik dan sekarang sudah terbentuk tim definitif, segala persiapan sudah, seperti administrasi, dan sekarang anak-anak sudah melakukan latihan secara terpusat, tengah mepetnya waktu pelaksanaan PON Pantai di Ancol," kata Jagra Sunu di Denpasar, Minggu (1/11).
Dari sekian banyak nomor yang diikuti, cabang olahraga voli pantai dan rugby pantai diproyeksikan sebagai tumpuan utama Pulau Dewata untuk menembus podium. Dua cabang itu dinilai paling siap bersaing di antara kontingen Bali yang lain.
KONI Bali tidak memasang target muluk-muluk di tengah dominasi daerah lain. Meski begitu, semangat "Bali siap datang untuk menang" terus digaungkan dari ruang rapat hingga ke arena latihan.
Jagra Sunu menegaskan pihaknya berharap para atlet yang menjadi amunisi KONI Bali bisa tampil maksimal dan berjuang habis-habisan membawa pulang medali.
PON Pantai 2026 berlangsung di kawasan wisata Ancol, Jakarta Utara, pada 21-27 November 2026. Ajang ini mempertemukan atlet pantai dari berbagai daerah di Indonesia.
"Tanggal 21-27 November 2026, pasir Ancol akan menjadi saksi, bukan hanya soal kepingan medali yang diperebutkan, melainkan pembuktian bahwa dari Pulau Dewata ini, jiwa bahari dan sportivitas atlet Bali sanggup berbicara di kancah nasional seperti PON Pantai 2026. Dari Bali untuk Indonesia," ujar Jagra Sunu.
Dengan persiapan yang sudah rampung, kontingen Bali tinggal mematangkan strategi di sisa waktu menuju keberangkatan. Voli pantai dan rugby pantai akan menjadi barometer apakah target membawa pulang medali bisa terwujud.