FlutterFlow Luncurkan Pembuat Aplikasi Berbasis AI untuk iOS dan Android

Penulis: Yanto Prasetya  •  Kamis, 05 November 2026 | 13:17:31 WIB
FlutterFlow merilis pembuat aplikasi berbasis AI yang memungkinkan pengguna membangun aplikasi iOS dan Android melalui percakapan.

BALI — FlutterFlow merilis pembuat aplikasi berbasis AI yang memungkinkan pengguna membangun, menyempurnakan, dan merilis aplikasi iOS maupun Android hanya lewat percakapan. Pengguna baru dapat memilih alur kerja berbasis agen AI saat mendaftar, sementara pelanggan lama bisa mencoba versi baru melalui langganan dengan batas penggunaan tertentu. Langkah ini menempatkan FlutterFlow bersaing langsung di segmen pengembangan aplikasi tanpa kode yang kian ramai di pasar global.

FlutterFlow memperkenalkan pembuat aplikasi berbasis AI yang memungkinkan pengguna membuat, menyempurnakan, dan merilis aplikasi iOS dan Android melalui percakapan. Menurut perusahaan, pengguna cukup menjelaskan aplikasi yang diinginkan, lalu bekerja bersama agen AI untuk menyusun aplikasi, menghubungkan backend, dan menyiapkan rilis ke App Store dan Google Play dalam satu platform.

Apa yang Bisa Dilakukan Agen AI FlutterFlow

Agen AI FlutterFlow dirancang menangani rangkaian pekerjaan pengembangan dalam satu alur percakapan. Pengguna mendeskripsikan kebutuhan aplikasi, lalu agen menyusun struktur antarmuka, menyambungkan layanan backend, hingga menyiapkan berkas yang diperlukan untuk proses rilis.

Proses rilis ke App Store dan Google Play juga disiapkan di dalam platform yang sama. Artinya, pengguna tidak perlu berpindah alat untuk merapikan konfigurasi distribusi aplikasi.

Dua Pilihan Alur Kerja: AI atau Visual

Platform pengembangan visual yang sudah ada tetap berjalan dengan nama FlutterFlow Studio. Pengguna kini punya dua opsi: dipandu agen AI lewat percakapan, atau mengendalikan langsung secara visual seperti sebelumnya.

Pendiri sekaligus CEO FlutterFlow Abel Mengistu mengatakan banyak pengguna menginginkan cara membangun yang berbasis percakapan. Pernyataan itu menjelaskan mengapa perusahaan mempertahankan dua jalur sekaligus, bukan mengganti platform visual yang sudah dipakai pelanggan lama.

Cara Mengakses Versi Baru

Pengguna baru bisa memilih alur kerja saat mendaftar. Pelanggan lama dapat mencoba versi baru lewat langganan mereka, dengan batas penggunaan tertentu yang ditetapkan perusahaan.

Skema ini memberi pelanggan eksisting kesempatan menguji kemampuan agen AI tanpa harus membuat akun baru. Batas penggunaan juga menjadi pembeda antara paket langganan yang satu dan lainnya.

Platform & Ketersediaan

Pembuat aplikasi berbasis AI FlutterFlow menyasar dua platform utama, yakni iOS dan Android. Rilis ke App Store dan Google Play menjadi bagian dari alur kerja yang disiapkan agen AI di dalam platform.

Informasi mengenai ketersediaan di Indonesia belum disebutkan secara spesifik. FlutterFlow Studio tetap tersedia sebagai platform pengembangan visual yang berdiri sendiri.

Konteks Persaingan

Langkah FlutterFlow menambah deretan alat pengembangan aplikasi yang mengandalkan AI generatif untuk mempercepat proses build. Pendekatan berbasis percakapan dinilai menurunkan hambatan bagi pengguna tanpa latar belakang coding.

Bagi pelaku bisnis digital, model ini berpotensi memangkas waktu pembuatan prototipe aplikasi internal maupun produk konsumen. Namun kualitas akhir aplikasi tetap bergantung pada seberapa detail instruksi yang diberikan ke agen AI.

FlutterFlow belum merinci jadwal perluasan fitur maupun rencana penambahan kapasitas penggunaan bagi pelanggan lama. Perusahaan menegaskan FlutterFlow Studio akan terus berjalan berdampingan dengan alur kerja berbasis AI.

Reporter: Yanto Prasetya
Sumber: pintu.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top