Pencarian

Pencuri Silet Tas Pengunjung Festival Semarapura Klungkung, Korban Rugi Rp5 Juta

Senin, 04 Mei 2026 • 21:08:01 WIB
Pencuri Silet Tas Pengunjung Festival Semarapura Klungkung, Korban Rugi Rp5 Juta

KLUNGKUNG — Nasib nahas menimpa seorang pemuda asal Kecamatan Dawan saat menikmati hiburan malam di pusat Kabupaten Klungkung. Ketut GB (19) kehilangan barang-barang berharganya akibat aksi pencurian dengan modus silet tas di tengah kerumunan pengunjung Festival Semarapura.

Peristiwa ini terjadi saat korban tengah asyik menonton penampilan penyanyi pop Bali dalam rangka perayaan HUT Semarapura. Lokasi kejadian berada tepat di depan Monumen Ida Dewa Agung Jambe, sebuah titik yang menjadi pusat konsentrasi massa pada Jumat malam tersebut.

Kronologi Aksi Silet Tas di Tengah Kerumunan Konser

Kejadian bermula ketika Ketut GB tiba di area Monumen Puputan Klungkung sekitar pukul 20.00 WITA. Saat itu, ia membawa tas ransel hitam yang digendong di punggung. Di dalamnya, korban menyimpan satu unit ponsel pintar dan sebuah dompet hitam berisi uang tunai serta berbagai kartu identitas.

Kondisi tas dipastikan tertutup rapat saat ia mulai membaur dengan penonton lainnya. Namun, situasi berubah sekitar pukul 22.30 WITA. Ketika korban hendak mengambil ponsel untuk keperluan komunikasi, ia mendapati tas ranselnya sudah dalam keadaan robek pada bagian bawah.

Setelah diperiksa, seluruh barang berharga miliknya telah raib. Pelaku diduga menggunakan benda tajam sejenis silet untuk merobek kain tas tanpa disadari oleh korban yang sedang fokus pada hiburan di panggung utama.

Daftar Barang Berharga dan Dokumen Penting yang Hilang

Akibat aksi kriminal ini, korban melaporkan kehilangan satu unit handphone dan uang tunai sebesar Rp2 juta. Selain kerugian uang tunai, Ketut GB juga kehilangan dompet berisi dokumen-dokumen vital yang akan menyulitkan urusan administrasinya ke depan.

Beberapa dokumen yang hilang meliputi Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Izin Mengemudi (SIM) kategori A dan C, serta kartu BPJS Kesehatan. Selain itu, kartu ATM Bank BPD, kartu ATM BCA, hingga kartu mahasiswa milik korban turut dibawa kabur oleh pelaku.

Korban sempat melakukan upaya mandiri dengan menghubungi nomor ponselnya yang hilang. Meski sempat terdengar nada dering, ponsel tersebut tidak lama kemudian langsung dinonaktifkan oleh orang yang menemukannya atau pelaku pencurian tersebut.

Polres Klungkung Lakukan Penyelidikan Intensif

Pihak kepolisian telah menerima laporan resmi terkait insiden ini pada Sabtu (2/5/2026) malam. Tim penyidik dari Polres Klungkung langsung bergerak untuk mengumpulkan keterangan dan mencari petunjuk di sekitar lokasi kejadian.

Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu Dewa Nyoman Alit Punarwibawa, S.H., mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah mendalami kasus pencurian dengan pemberatan tersebut. Polisi berupaya mengidentifikasi pelaku melalui keterangan saksi-saksi yang berada di tempat kejadian perkara (TKP).

"Kami sudah menerima laporan tersebut. Polisi telah meminta keterangan sejumlah saksi dan saat ini kasus masih dalam penyelidikan," ujar Iptu Dewa Nyoman Alit Punarwibawa saat dikonfirmasi pada Senin (4/5/2026).

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat yang menghadiri acara hiburan publik dengan massa besar. Pengunjung diimbau untuk selalu waspada terhadap barang bawaan, terutama saat berada di tengah kerumunan yang padat guna menghindari aksi kriminalitas serupa.

Bagikan
Sumber: balipuspanews.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks