Pencarian

IHSG Terkoreksi 4,52% ke Level 5.342, BRI Danareksa Rekomendasikan Beli Saham ADMR dan MSIN Hari Ini

Selasa, 09 Juni 2026 • 08:12:32 WIB
IHSG Terkoreksi 4,52% ke Level 5.342, BRI Danareksa Rekomendasikan Beli Saham ADMR dan MSIN Hari Ini
IHSG terkoreksi 4,52% ke level 5.342 akibat aksi jual saham big cap oleh investor asing.

JAKARTA — Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih saham mencapai Rp 447,05 miliar pada perdagangan kemarin, dengan tekanan terbesar pada saham BBCA senilai Rp 489,11 miliar, BBRI Rp 298,49 miliar, dan TLKM Rp 135,96 miliar. Kejatuhan saham-saham big cap seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI ikut mendorong IHSG ke level terendah dalam beberapa waktu terakhir.

Sentimen Eksternal Masih Dominan, Rupiah di Atas Rp 18.150

BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan koreksi tajam pada saham teknologi global yang menekan indeks Nasdaq dan KOSPI menjadi faktor dominan terhadap laju indeks hari ini. Dari domestik, pelemahan cadangan devisa yang turun selama lima bulan berturut-turut menjadi US$ 144,9 miliar meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas nilai tukar dan aliran modal asing.

Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi peluang pelemahan rupiah yang bertahan di atas Rp 18.150 per dolar AS. Risiko utama bagi pasar adalah berlanjutnya arus keluar dana asing, terutama jika diikuti eskalasi konflik Iran-Israel yang meningkatkan ketidakpastian global.

Wall Street Rebound, Saham ADMR dan MSIN Jadi Pilihan

Di tengah tekanan, indeks Wall Street semalam menunjukkan sinyal positif. S&P500 menguat 0,30% dan Nasdaq naik 0,86%, meskipun Dow Jones melemah 0,16%. Momentum ini bisa menjadi katalis jangka pendek bagi IHSG.

BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham ADMR dengan target harga Rp 1.500-1.565 dan MSIN dengan target harga Rp 620-680. Sebaliknya, saham TLKM dan SUPA direkomendasikan jual oleh analis sekuritas tersebut.

Saham Big Cap Terpukul, GRIA dan TPIA Justru Melonjak

Penurunan IHSG kemarin dipicu kejatuhan saham berkapitalisasi besar. TLKM ambles 14,86%, MORA jatuh 7,02%, MLPT turun 9,42%, dan BRPT melemah 6,42%. Namun, sejumlah saham justru mencatat penguatan signifikan. GRIA naik 27,27% menjadi Rp 168, ASPR melesat 24,63% ke Rp 167, TPIA terbang 22,99% ke Rp 1.605, PSDN naik 20,59% ke Rp 123, dan CTBN menguat 19,68% ke Rp 7.450.

Pelaku pasar disarankan mencermati pergerakan nilai tukar rupiah dan arus modal asing sebagai indikator utama sebelum mengambil keputusan investasi di tengah volatilitas yang masih tinggi.

Bagikan
Sumber: investortrust.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks