Pencarian

Pemkab Badung Gelontorkan Pinjaman Rp2,9 Triliun untuk Bangun Jalan Lingkar Barat Atasi Macet Menuju Uluwatu

Selasa, 09 Juni 2026 • 13:36:01 WIB
Pemkab Badung Gelontorkan Pinjaman Rp2,9 Triliun untuk Bangun Jalan Lingkar Barat Atasi Macet Menuju Uluwatu
Pemkab Badung mulai konstruksi Jalan Lingkar Barat dengan dana pinjaman Rp2,9 triliun untuk atasi kemacetan menuju Uluwatu.

BADUNG — Pemerintah Kabupaten Badung mengalokasikan dana pinjaman sebesar Rp2,9 triliun untuk membangun infrastruktur di sejumlah kawasan pariwisata. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan strategi pembangunan itu dalam Rapat Koordinasi Provinsi Bali di Denpasar, Senin.

Jalan Lingkar Barat dan Akses Menuju Uluwatu Ditargetkan Rampung 2027

Salah satu proyek utama yang dibiayai dari pinjaman tersebut adalah pembangunan jalan lingkar barat. Jalan ini dirancang untuk mengatasi kemacetan parah di jalur menuju kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK) hingga Uluwatu.

"Proyek itu telah memulai konstruksi pada tahun ini dengan target pembangunan jalan lingkar barat selesai 2027," kata Adi Arnawa.

Selain jalan lingkar barat, Pemkab Badung juga membangun akses jalan di kawasan pariwisata Uluwatu menuju Pantai Melasti. Proyek lain yang masuk dalam prioritas adalah pembangunan ruas jalan dari Berawa menuju Teuku Umar Barat.

Jalan Berawa dan Akses Canggu Mulai Dikerjakan Tahun Ini

Untuk jalan di kawasan Berawa, Bupati menyebut konstruksi sudah dimulai tahun ini dan ditargetkan tuntas pada akhir 2026. Pemerintah daerah juga fokus mengerjakan jalan dari Gatsu Barat menuju Canggu, Mengwitani, dan Werdi Bhuwana.

"Untuk Jalan Berawa tahun ini sudah mulai konstruksi dan target tuntas akhir 2026. Fokus lainnya yaitu jalan dari Gatsu Barat menuju Canggu, Mengwitani dan Werdi Bhuwana," ujar Adi Arnawa.

Pertumbuhan Ekonomi Badung Tembus 6,5 Persen, Kemiskinan 1,9 Persen

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Badung juga memaparkan capaian pembangunan daerah pada 2025. Pertumbuhan ekonomi Badung tercatat terus meningkat dari tahun 2020 hingga 2025, dengan capaian 6,5 persen pada tahun ini.

Angka kemiskinan di wilayah itu tercatat sebesar 1,9 persen, sementara tingkat pengangguran berada di angka 1,57 persen. Pemerintah daerah juga mencatat keberhasilan dalam penanggulangan stunting yang mencapai 2,5 persen, dengan tingkat inflasi terkendali di angka 2,64 persen.

Bagikan
Sumber: bali.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks