BALI — Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) memanfaatkan momen PRJ 2026 untuk meluncurkan varian terbatas MX King 150. Motor ini mengusung livery Prima Pramac, tim balap MotoGP yang identik dengan warna ungu. Hanya 2.000 unit yang diproduksi untuk seluruh Indonesia dengan banderol Rp 29,9 juta.
Alasan Yamaha Belum Bawa MX King Facelift ke Indonesia
Rifki Maulana, Manager Public Relations, Yamaha Riding Academy & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, menjelaskan keputusan tersebut di JIExpo, Kemayoran, Jakarta (11/6). "Kenapa nggak yang facelift (yang kami luncurkan) karena secara kondisi sekarang Yamaha MX King generasi sekarang masih bisa memenuhi dari demand yang diinginkan market," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa permintaan pasar terhadap MX King saat ini masih stabil. "Demand dari market kan memang di situ aja ya. Jadi kami merasa, line up product yang kami miliki sekarang cukup," kata Rifki.
Perbedaan dengan MX King Terbaru di Vietnam
Di Vietnam, Yamaha sudah meluncurkan Exciter — nama lain MX King — dengan desain kepala yang lebih agresif. Motor generasi terbaru itu juga sudah menggendong mesin 155 cc yang dilengkapi fitur VVA, serupa dengan yang digunakan Nmax dan R15. Sementara MX King 150 yang dijual di Indonesia masih menggunakan mesin 150 cc tanpa fitur tersebut.
Sentuhan Racing pada Edisi Terbatas
Meski bukan model baru, MX King 150 edisi Pramac tampil beda dari versi reguler. Warna ungu khas Pramac Racing mendominasi bodi, dipadukan grafis silver dan merah. Kombinasi ini membuat tampilan motor bebek sport Yamaha itu semakin agresif di jalan.
Status eksklusif juga ditambahkan melalui jumlah produksi yang dibatasi. Yamaha hanya menyediakan 2.000 unit untuk pasar Indonesia, menjadikannya pilihan koleksi bagi penggemar balap maupun pengguna setia MX King.