BALI — Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, menyerahkan bantuan beras cadangan pemerintah provinsi secara simbolis kepada Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, Sabtu (13/6/2026). Bantuan seberat 10.189 kilogram itu diperuntukkan bagi korban bencana di Kecamatan Bathin VIII, Sarolangun, Pauh, dan Mandiangin.
“Usulan Bupati itu di bulan Mei, banjir di akhir April, maka memang baru bisa diberikan di bulan Juni ini,” kata Al Haris dalam sambutannya.
Stok Bulog Sarolangun 80 Ton, Distribusi Terganjal Adendum Harga
Gubernur mengungkapkan bahwa stok beras di gudang Bulog Sarolangun sebenarnya mencapai sekitar 80 ton. Namun, distribusi ke masyarakat terdampak sempat terhambat oleh kebutuhan adendum administrasi dan persoalan harga.
Pemerintah daerah diminta memastikan status lahan untuk pembangunan gudang Bulog permanen di Sarolangun. “Pastikan tanahnya dulu, kalau sudah pasti, nanti kita akan mendorong percepatan pembangunan gudang Bulog,” ujar Al Haris.
Gubernor Dorong Perda untuk Perluas Penggunaan Cadangan Pangan
Dalam kesempatan itu, Al Haris meminta DPRD dan pemerintah daerah segera menyusun peraturan daerah (perda) yang mengatur penggunaan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Menurutnya, regulasi itu diperlukan agar cadangan pangan tidak terbatas untuk bencana alam.
“Kalau ada perda, boleh digunakan tidak hanya untuk non-bencana. Jadi kalau bencana alam boleh, non-bencana-nya juga bisa — misalnya daerah rawan pangan atau saat harga naik,” jelas Gubernur.
Ia menegaskan bahwa beras cadangan sudah menjadi milik pemerintah dan tugas pemerintah adalah mempercepat penyaluran. “Mohon maaf manakala pengiriman agak terlambat, karena prosesnya di kita ada dulu, biar lebih aman,” tuturnya.
Bantuan Baru Menjangkau Empat Kecamatan, Tujuh Kecamatan Lain Masih Terdampak
Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika menyampaikan apresiasi atas bantuan logistik yang akan meringankan beban sekitar 6.000 jiwa di empat kecamatan. Namun, ia mengungkapkan data sementara masih ada tujuh kecamatan lain yang terdampak banjir dan belum menerima distribusi.
“Kami berharap ke depan Provinsi Jambi dapat memperluas jangkauan bantuan ke kecamatan-kecamatan lain yang terkena dampak,” ujar Wabup.
Sisa Stok 36 Ton: Sebagian Dikirim ke Tiga Provinsi
Gubernur Al Haris merinci rencana distribusi dari sisa cadangan beras yang tersedia sebanyak 36 ton. Pemerintah akan mengirimkan masing-masing 10 ton ke Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh, serta 10 ton dikembalikan ke gudang Sarolangun untuk stok daerah.
Penempatan itu, menurut Gubernur, dimaksudkan agar bantuan dapat menjangkau wilayah yang membutuhkan secara cepat. Penyerahan simbolis turut didampingi oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi Johansyah, Kadis Sosdukcapil Edi Kusmiran, Kaban BPBD, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Bustanul Aripin.