BALI — Kepastian ini disampaikan General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, di Malang, Rabu (19/2). Ia menegaskan performa Hansamu sejak tiba di Malang sesuai ekspektasi klub. “Pengalaman, kepemimpinan, serta kemampuannya di lini belakang menjadi nilai tambah bagi tim,” kata Inal, sapaan akrab Yusrinal.
Ketenangan Hansamu Jadi Kunci Keseimbangan Lini Belakang
Manajemen menilai bek kelahiran 1995 itu memiliki ketenangan saat membendung serangan lawan. Kelebihan ini, menurut Inal, berdampak langsung pada keseimbangan permainan Arema FC secara keseluruhan. Keputusan mempermanenkan Hansamu sekaligus memperkuat opsi di posisi bek tengah untuk musim depan.
Hamzah Titofani Dipulangkan dari Deltras, Siap Bersaing
Arema FC juga memulangkan Hamzah Titofani Rivaldi. Pemain sayap berusia 23 tahun itu sebelumnya dipinjamkan ke Deltras Sidoarjo musim lalu. Inal menyebut peminjaman itu bertujuan memberi Hamzah menit bermain reguler dan pengalaman di kompetisi kompetitif.
Manajemen menilai perkembangan Hamzah signifikan, baik dari sisi pengalaman maupun kemampuan. “Semoga saat kembali ke Arema FC, dia bisa memberikan kontribusi yang lebih besar,” ujar Inal.
Tiga Gelandang Asing Dipertahankan, Fondasi Tim Tetap Kokoh
Arema FC juga memastikan tiga pemain asingnya—Julian Guevara, Betinho, dan Matheus Blade—kontraknya diperpanjang. Ketiganya tampil konsisten sepanjang musim lalu dan dianggap mampu bermain di banyak posisi. Fleksibilitas ini, kata Inal, memperkaya opsi strategi permainan Arema FC.
Manajemen meyakini ketiga gelandang itu sudah menjadi bagian dari pondasi klub untuk mengarungi kompetisi Super League musim depan.