Pencarian

Pemerintah Pastikan B50 Meluncur 1 Juli 2026, Klaim Kualitas Lebih Baik dari Biosolar Sekarang

Selasa, 23 Juni 2026 • 12:46:31 WIB
Pemerintah Pastikan B50 Meluncur 1 Juli 2026, Klaim Kualitas Lebih Baik dari Biosolar Sekarang
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengumumkan peluncuran mandatori biodiesel B50 mulai 1 Juli 2026.

BALI — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengumumkan bahwa mandatori biodiesel B50 akan mulai berlaku pada 1 Juli 2026. Bahan bakar anyar ini merupakan campuran 50 persen biodiesel berbasis CPO dan 50 persen solar, melanjutkan program B20, B30, dan B40 yang sudah berjalan sejak 15 tahun terakhir.

"Secara teknis sudah dilakukan uji coba yang dilakukan oleh tim kami dari Kementerian ESDM yang dipimpin oleh Ibu Dirjen EBTKE Prof. Eniya. Hasilnya sangat menggembirakan," ujar Bahlil dalam keterangan resmi yang dikutip dari situs Kementerian ESDM.

Kadar Air Lebih Rendah, Performa Lebih Stabil

Salah satu temuan positif dari pengujian adalah kadar air pada B50 tercatat lebih rendah dibandingkan B40. Menurut Bahlil, kondisi ini memberikan indikasi performa dan stabilitas bahan bakar yang semakin baik untuk berbagai jenis mesin diesel.

Pengujian teknis dipimpin langsung oleh Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM. Proses uji coba tidak hanya dilakukan di laboratorium, tetapi juga dalam kondisi riil atau road test sejak 9 Desember 2025.

Diuji di Beragam Kendaraan, dari Alat Berat hingga Kereta Api

Pemerintah memastikan B50 telah diuji coba pada berbagai jenis kendaraan dan peralatan operasional. "Ini sudah dilakukan uji coba di berbagai kendaraan, baik alat berat, kapal, kereta api, dan kendaraan lainnya. Sektor tambang, ekskavator, hingga alat pertanian semuanya sudah dilakukan," jelas Bahlil.

Sektor yang terlibat dalam pengujian meliputi otomotif kendaraan bermotor, pertambangan, alat pertanian, perkapalan, genset, hingga perkeretaapian. Langkah ini ditempuh untuk memastikan kesiapan implementasi secara luas sebelum peluncuran resmi.

Indonesia Jadi Negara Pertama dengan Campuran Nabati Setinggi Ini

Program B50 merupakan hasil pengembangan panjang pemerintah selama lebih dari 15 tahun. Dengan komposisi campuran nabati 50 persen, Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang memanfaatkan bahan bakar dengan kadar nabati setinggi itu.

Pemerintah optimistis peluncuran B50 pada semester II 2026 dapat berjalan sesuai rencana. Jika program berjalan optimal, implementasi B50 diyakini mampu menekan kebutuhan impor solar secara signifikan, bahkan berpotensi menghilangkan impor untuk jenis solar tertentu.

Bagikan
Sumber: oto.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks