Pencarian

Skotlandia Diingatkan Ancaman Neymar, Bintang Brasil Siap Tampil Perdana di Piala Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 • 05:39:31 WIB
Skotlandia Diingatkan Ancaman Neymar, Bintang Brasil Siap Tampil Perdana di Piala Dunia
Neymar siap tampil perdana di Piala Dunia 2026 saat Brasil menghadapi Skotlandia di Grup C.

BALI — Laga penentu nasib Skotlandia di Grup C Piala Dunia 2026 kian panas. Bukan hanya karena tiket ke babak gugur dipertaruhkan, melainkan juga karena Brasil kemungkinan besar akan menurunkan bintang utamanya, Neymar, untuk pertama kalinya di turnamen ini. Pertandingan yang berlangsung di Miami pada Rabu (26/6) waktu setempat itu diprediksi menjadi ujian berat bagi Skotlandia.

Kekuatan Superstar yang Kembali dari Cedera

Steve Clarke tak menutup mata terhadap kualitas Neymar. Pelatih berusia 62 tahun itu menyebut pemain dengan 128 caps tersebut sebagai salah satu superstar era modern yang mampu mengubah jalannya pertandingan kapan saja.

“Kualitasnya tidak perlu dipertanyakan lagi. Dia adalah salah satu superstar di era modern. Kami menghadapi lawan yang sangat berbahaya,” ujar Clarke dalam konferensi pers, Selasa (25/6).

Clarke menambahkan, ancaman Brasil tidak hanya datang dari Neymar. Skuad asuhan Carlo Ancelotti memiliki kedalaman luar biasa dengan nama-nama seperti Vinícius Júnior, Endrick, hingga Gabriel Martinelli. “Bahkan jika Neymar hanya duduk di bangku cadangan, kehadirannya saja sudah memberi energi lebih bagi tim,” tegasnya.

Kapten Skotlandia Tak Pilih Lawan, Siap Hadapi Siapa Pun

Kapten Skotlandia, Andy Robertson, yang pernah berduel dengan Neymar di level klub, mengaku tak punya preferensi soal siapa yang dimainkan Brasil. Menurut bek Liverpool itu, seluruh pemain Brasil memiliki kualitas setara.

“Saya bisa menyebut satu per satu nama di skuad Brasil karena mereka semua punya kualitas. Terserah Carlo Ancelotti yang memutuskan. Tugas kami hanya bersiap sebaik mungkin,” kata Robertson. Ia menegaskan Skotlandia sadar akan menghadapi salah satu tim terbaik dunia.

Ancaman Cuaca dan Strategi Clarke

Cuaca ekstrem juga menjadi perhatian menjelang laga. Pertandingan antara Prancis dan Irak di Philadelphia, Senin (24/6), sempat tertunda lebih dari dua jam akibat badai petir. Clarke mengaku sudah menyiapkan rencana jika cuaca serupa terjadi di Miami.

“Sejauh ini kami sedikit beruntung dengan cuaca. Tapi melihat prakiraan, kemungkinan ada gangguan hujan. Kami punya strategi untuk menghadapinya,” ujar Clarke. Ia menjelaskan, aturan mengharuskan jeda 30 menit setelah sambaran petir terakhir, yang bisa membuat waktu tunggu tak menentu.

Kondisi Skuad dan Peluang Lolos

Skotlandia dipastikan kehilangan bek Aaron Hickey yang cedera dan juga absen saat kalah 0-1 dari Maroko. Namun, Clarke memastikan pemain lainnya dalam kondisi fit. “Aaron semoga bisa pulih untuk babak gugur. Pemain lain siap tempur,” katanya.

Saat ini, Skotlandia hanya membutuhkan satu poin untuk mengamankan tempat di fase knockout. Dengan kembalinya Neymar, misi itu dipastikan tidak akan mudah. Brasil sendiri menargetkan setidaknya lolos ke semifinal, menjadikan laga ini sebagai ajang pemanasan sebelum melangkah lebih jauh.

Bagikan
Sumber: theguardian.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks