MANGUPURA — Antusiasme warga Badung terhadap program beasiswa daerah langsung terlihat sejak hari pertama pendaftaran dibuka. Dalam hitungan tiga hari, hampir seribu pelajar dan mahasiswa tercatat sebagai pendaftar Beasiswa Nak Badung, program unggulan Pemkab Badung di bidang pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Badung, I Gusti Made Dwipayana, mengungkapkan angka tersebut diperkirakan terus bertambah. Pasalnya, masa pendaftaran masih panjang hingga September 2026.
“Yang sudah mendaftar sekitar 900 orang. Itu mencakup seluruh jenjang yang masuk dalam program beasiswa, baik siswa SMA maupun mahasiswa,” ujar Dwipayana, Jumat (3/7).
Prioritas untuk Mahasiswa Baru dan Siswa SMA
Dwipayana menjelaskan, program tahun ini memprioritaskan mahasiswa baru atau mereka yang tengah menjalani semester pertama. Penyesuaian ini dilakukan dengan jadwal penerimaan mahasiswa baru yang umumnya rampung pada pertengahan hingga akhir Agustus.
“Proses penerimaan mahasiswa baru biasanya selesai pertengahan hingga akhir Agustus. Setelah itu, pada September dilakukan verifikasi berkas. Jadi pendaftaran efektif ditutup pada September,” paparnya.
Seluruh pendaftar akan menjalani verifikasi administrasi secara ketat. Untuk mahasiswa, syarat utamanya adalah telah diterima di perguruan tinggi terlebih dahulu sebelum mengajukan beasiswa. Sementara siswa SMA akan difasilitasi oleh sekolah dalam proses pendaftarannya.
Fasilitas Lengkap dari SPP hingga Laptop dan Wisuda
Program Beasiswa Nak Badung memberikan sejumlah fasilitas yang berbeda untuk dua jenjang pendidikan. Bagi siswa SMA/SMK, bantuan mencakup pembayaran SPP atau uang komite, bantuan bulanan, hingga seragam sekolah di tahun pertama tanpa batasan kuota.
Sementara untuk mahasiswa, kuota awal ditetapkan sebanyak 450 orang. Fasilitas yang didapat meliputi pembiayaan UKT, bantuan laptop, uang saku, hingga biaya wisuda.
Pemerintah daerah memastikan anggaran yang disiapkan cukup untuk menampung seluruh calon penerima yang memenuhi syarat. “Anggarannya cukup. Tahun ini kami siapkan sekitar Rp39 miliar untuk program Beasiswa Nak Badung,” tegas Dwipayana.
Siapa Saja yang Bisa Mendaftar?
Pemkab Badung menetapkan sejumlah kriteria prioritas bagi calon penerima beasiswa. Pertama, calon pendaftar wajib memiliki lama tinggal minimal lima tahun di Kabupaten Badung. Kedua, penghasilan orang tua tidak boleh melebihi Rp5 juta per bulan.
Selain itu, program ini diutamakan bagi keluarga yang belum memiliki anggota keluarga bergelar sarjana, serta anak-anak dari keluarga petani. Dengan kriteria tersebut, pemerintah berharap beasiswa tepat sasaran dan mampu memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dwipayana berharap tingginya antusiasme ini menjadikan Program Beasiswa Nak Badung sebagai salah satu program unggulan Pemkab Badung dalam mencetak generasi berdaya saing melalui akses pendidikan yang lebih merata. Pendaftaran masih terbuka hingga September 2026.