Pencarian

Poltekkes Denpasar Lantik 165 Ahli Gizi Muda, Tekankan Peran Preventif di Era Digital

Sabtu, 26 September 2026 • 10:32:02 WIB
Poltekkes Denpasar Lantik 165 Ahli Gizi Muda, Tekankan Peran Preventif di Era Digital
Yudisium dan sumpah profesi nutrisionis Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Denpasar diikuti 165 lulusan dari tiga jalur pendidikan.

DENPASAR — Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Denpasar resmi meluluskan 165 ahli gizi muda dalam prosesi yudisium dan pengambilan sumpah profesi nutrisionis. Acara berlangsung di Auditorium Poltekkes Kemenkes Denpasar dan diikuti lulusan dari tiga jalur pendidikan berbeda.

Rinciannya, Program Studi Gizi D-3 angkatan ke-37, Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika angkatan ke-9, serta Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) angkatan ke-20. Prosesi dibuka dengan penampilan Tari Merak Angelo oleh mahasiswi Jurusan Gizi.

Rangkaian Prosesi Yudisium dan Sumpah Profesi

Pembacaan Surat Keputusan Yudisium dilakukan oleh Dr. I Wayan Juniarsana, S.S.T., M.Fis., bersama Dr. Badrut Tamam, S.T.P., M.Biotech. Laporan Pendidikan disampaikan Ketua Jurusan Gizi, Dr. Ni Nengah Ariati, S.T., M.Erg.

Satu per satu lulusan dipanggil ke panggung untuk pengalungan selempang, penyerahan plakat, dan penerimaan Surat Keterangan Lulus (SKL). Suasana khidmat memuncak saat Direktur Poltekkes Kemenkes Denpasar memimpin pengambilan sumpah profesi nutrisionis, didampingi para rohaniawan.

Pesan Direktur: Ahli Gizi Harus Jadi Sumber Informasi Kredibel

Direktur Poltekkes Kemenkes Denpasar, Dr. Erika Yulita Ichwan, S.S.T., M.Keb., menekankan posisi strategis tenaga gizi dalam transformasi kesehatan nasional. Ia menyoroti pentingnya peran promotif dan preventif di tengah maraknya klaim kesehatan di media sosial.

"Tenaga gizi mempunyai posisi yang sangat strategis. Ahli gizi tidak boleh hanya hadir ketika seseorang sudah sakit, tetapi harus kuat pada upaya promotif dan preventif, melakukan deteksi dini risiko gizi, serta mengedukasi masyarakat," tegas Dr. Erika Yulita Ichwan.

Ia juga mendorong lulusan gizi menjadi sumber informasi yang kredibel dan berbasis bukti (evidence-based practice) di era digital.

Daftar Lulusan Terbaik dari Tiga Program Studi

Kampus memberikan penghargaan khusus kepada lulusan terbaik dari masing-masing program studi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi akademik.

  • Program D-3 Gizi: Terbaik I Putu Adelia Sagita Putri (IPK 4,00), Terbaik II Ida Ayu Bulan Pradnya Dewi (IPK 4,00), Terbaik III Ni Kadek Elmarlinda Sucitra (IPK 3,98)
  • Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika (Reguler): Terbaik I Ketut Nia Mahadewi (IPK 3,99), Terbaik II Ni Luh Ayu Trisnawati (IPK 3,98), Terbaik III Nathalia Kurnia Tirta (IPK 3,97)
  • Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika (RPL): Terbaik I Ni Made Devasia Giri Sancani (IPK 3,94), Terbaik II Ni Made Yunita Dewi (IPK 3,89), Terbaik III I Gusti Ayu Nanda Agustina (IPK 3,84)

Harapan Kontribusi bagi Kesehatan Masyarakat Bali

Melalui pelantikan ini, para lulusan diharapkan tidak hanya mencari tempat bekerja. Mereka didorong menciptakan ruang untuk memberikan dampak nyata bagi kualitas kesehatan masyarakat Bali dan Indonesia.

Follow pojokbali.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: letternews.net

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks