DENPASAR — Kesuksesan retribusi snorkeling di Nusa Penida membuka jalan ekspansi. Pemerintah Provinsi Bali kini menargetkan tiga lokasi baru: Tulamben di Karangasem, plus Pemuteran dan Tejakula di Buleleng.
Ketiga lokasi adalah kawasan snorkeling kelas dunia dengan daya tarik kuat bagi wisatawan internasional dan domestik. Tulamben dikenal dengan spot wreck diving, sementara Pemuteran dan Tejakula menawarkan pengalaman terumbu karang yang masih asri. Pemilihan ini strategis untuk mendiversifikasi sumber pendapatan retribusi wisata bahari Bali.
Model retribusi di Nusa Penida telah terbukti efektif mengumpulkan biaya kunjungan dan mengelola aliran wisatawan. Pemprov yakin skema serupa dapat beradaptasi dengan baik di destinasi lain. Pembelajaran ini akan menjadi acuan dalam merancang implementasi di ketiga lokasi baru.
Ekspansi retribusi diharapkan meningkatkan pendapatan asli daerah kedua kabupaten sekaligus mendukung konservasi laut dan pengembangan infrastruktur wisata lokal. Sistem ini juga memungkinkan Pemprov mengatur kapasitas pengunjung agar sesuai daya dukung lingkungan laut di setiap destinasi.