Pemprov Bali Beri Dana Pembinaan 10 STT Pemenang Ogoh-Ogoh Terfavorit

Penulis: Xander Situmorang  •  Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:55:25 WIB
Gubernur Bali Wayan Koster menyerahkan dana pembinaan kepada 10 STT pemenang lomba ogoh-ogoh terfavorit.

DENPASAR — Pemerintah Provinsi Bali resmi menyalurkan dana pembinaan kepada para pemenang lomba ogoh-ogoh terfavorit Tahun Baru Saka 1948. Penyerahan piagam dan hadiah tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster didampingi Wakil Gubernur Nyoman Giri Prasta kepada perwakilan pemuda dari berbagai kabupaten.

Dalam pertemuan tersebut, terungkap bahwa pembuatan satu unit ogoh-ogoh membutuhkan perjuangan besar, baik dari sisi waktu maupun finansial. Para pemuda menceritakan proses pengerjaan yang memakan waktu empat hingga lima bulan. Biaya produksinya pun tidak sedikit, bahkan ada yang melampaui angka Rp50 juta per karya.

Biaya Produksi Tinggi dan Semangat Gotong Royong

Besarnya biaya tersebut bukan digunakan untuk kemewahan, melainkan hasil dari swadaya dan gotong royong para pemuda di banjar-banjar. Mereka rela menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk memastikan setiap detail artistik dan nilai filosofis ogoh-ogoh tersampaikan dengan sempurna saat malam pengerupukan.

Gubernur Wayan Koster mengaku bangga setelah mendengar langsung dedikasi para Sekaa Teruna Teruni (STT). Baginya, ogoh-ogoh telah bertransformasi menjadi simbol ketangguhan dan kreativitas generasi muda Pulau Dewata dalam menghadapi gempuran zaman.

“Hari Raya Nyepi memang sudah lewat, tetapi semangatnya jangan sampai luntur. Ini menjadi wahana bagi generasi muda Bali untuk mengembangkan kreativitas sekaligus menguatkan jati diri sebagai generasi yang memiliki bakat seni luar biasa,” ujar Wayan Koster di hadapan para pemenang.

Daftar 10 STT Penerima Penghargaan dan Dana Pembinaan

Sebagai bentuk motivasi, Pemerintah Provinsi Bali memberikan dana pembinaan masing-masing sebesar Rp5 juta kepada sepuluh STT favorit pilihan Gubernur dan Wakil Gubernur. Para penerima ini mewakili berbagai wilayah di Bali yang dinilai berhasil melahirkan karya paling monumental.

Berikut adalah sepuluh STT yang menerima penghargaan tersebut:

  • STT Anom Darsana (Karangasem)
  • ST. Asti Dharma Kerti (Bangli)
  • YDA Purbawisesa (Jembrana)
  • ST. Sukarela (Denpasar)
  • ST. Siladharma Silakarang (Gianyar)
  • ST. Swadharmita (Klungkung)
  • STT Ananta Genta Laksana (Tabanan)
  • STT Munca Sari (Tabanan)
  • ST. Samagama Triwarga (Buleleng)
  • ST. Bhuana Kusuma (Badung)

Suasana di Jayasabha sempat diwarnai rasa haru saat para pemuda berdialog langsung dengan pimpinan daerah. Mereka menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap pelestarian budaya yang dilakukan oleh generasi muda di tingkat banjar.

“Matur suksema Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur atas dukungannya kepada generasi muda Bali,” ungkap perwakilan STT saat bersalaman di penghujung acara. Dukungan ini diharapkan dapat memacu semangat para pemuda untuk terus melahirkan karya seni yang lebih berkualitas pada tahun-tahun mendatang.

Reporter: Xander Situmorang
Sumber: kilasbali.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top