Terjungkal di Bangkalan, Asa Lima Besar Bali United Kian Menipis

Penulis: Vino Bastian  •  Minggu, 10 Mei 2026 | 13:48:10 WIB
Bali United mengalami kekalahan telak saat bertandang ke markas Madura United di Stadion Gelora Bangkalan.
Serdadu Tridatu menembus lima besar klasemen BRI Super League 2025/2026 kian sulit terkejar. Kekalahan di Pulau Garam tersebut memaksa manajemen segera berbenah demi menjaga gengsi klub. ISI:

GIANYAR — Ambisi Bali United merangkak ke papan atas klasemen sementara terganjal di Pulau Garam. Bertandang ke markas Madura United, tim kebanggaan masyarakat Bali ini gagal membendung agresi tuan rumah hingga laga berakhir dengan skor mencolok. Kekalahan ini menjadi tamparan keras bagi skuat asuhan Stefano Cugurra.

Hasil negatif pada Selasa (5/5) tersebut memperpanjang rapor merah laga tandang Serdadu Tridatu musim ini. Barisan pertahanan Bali United kocar-kacir meredam skema ofensif Madura United yang tampil dominan di hadapan pendukungnya sendiri. Koordinasi lini belakang terlihat rapuh sejak peluit pertama dibunyikan.

Evaluasi Lini Pertahanan Usai Kebobolan di Madura

Kekalahan telak ini menjadi sinyal bahaya bagi jajaran pelatih Bali United. Sektor belakang yang biasanya disiplin kehilangan fokus dalam mengantisipasi transisi kilat lawan. Akibatnya, gawang Serdadu Tridatu kebobolan berulang kali tanpa mampu memberikan balasan berarti hingga laga usai.

Kondisi lapangan Stadion Gelora Bangkalan yang menantang turut menghambat aliran bola pendek khas Bali United. Alhasil, koordinasi antarlini sering terputus sebelum bola berhasil menembus area penalti lawan. Masalah teknis ini memperburuk efektivitas serangan tim tamu sepanjang pertandingan.

Jalur Menuju Lima Besar Klasemen Kian Terjal

Secara matematis, posisi Bali United kini tertahan di papan tengah dan menjauh dari target lima besar. Dengan sisa pertandingan yang makin menipis, Serdadu Tridatu kini bergantung pada hasil tim pesaing lainnya. Peluang untuk finis di zona elit BRI Super League 2025/2026 pun berada di ujung tanduk.

Tim pelatih wajib memulihkan mental pemain sebelum melakoni laga berikutnya. Fokus utama kini beralih pada pengamanan poin penuh di laga kandang untuk menjaga asa bersaing di papan atas. Kemenangan di laga sisa menjadi harga mati demi menjawab kekecewaan pendukung setia di Bali.

Manajemen klub diharapkan segera mengevaluasi menyeluruh performa tim saat melakoni laga tandang. Konsistensi menjadi

Reporter: Vino Bastian
Sumber: radarbadung.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top