Rupiah Tembus Rp17.395 per Dolar AS, Cek Kurs Terbaru di Bank Besar

Penulis: Xander Situmorang  •  Senin, 11 Mei 2026 | 11:02:51 WIB
Rupiah melemah ke posisi Rp17.395 per dolar AS, tercatat di kurs jual bank besar.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus merosot ke level Rp17.395. Pelemahan ini langsung terpantau di kurs jual BCA, BRI, Mandiri, dan BNI. Masyarakat perlu mencermati selisih antarbank sebelum bertransaksi.

JAKARTA — Rupiah kembali tertekan di hadapan dolar AS. Berdasarkan data terbaru, kurs rupiah menyentuh posisi Rp17.395 per dolar AS. Angka ini menunjukkan pelemahan yang dalam dan langsung berdampak pada harga jual valas di perbankan nasional.

Berapa Kurs Dolar di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI?

Masyarakat yang hendak bertransaksi dolar AS perlu mencermati perbedaan kurs di tiap bank. Hingga hari ini, kurs jual dolar AS di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI tercatat bervariasi di kisaran angka tersebut. Perbedaan tipis antarbank penting diperhatikan, terutama bagi importir atau warga yang berencana membayar biaya pendidikan di luar negeri.

Apa Dampak Langsung ke Warga?

Pelemahan rupiah membuat harga barang impor otomatis naik. Mulai dari gadget, suku cadang kendaraan, hingga bahan baku industri akan terpengaruh. Bagi warga yang biasa belanja di pasar daring lintas negara atau menggunakan jasa pengiriman internasional, ongkos kirim juga ikut membengkak. Di sisi lain, pemilik tabungan dolar justru diuntungkan karena nilai asetnya meningkat.

Mengapa Rupiah Terus Melemah?

Tekanan terhadap rupiah terjadi seiring penguatan indeks dolar AS di pasar global. Bank Indonesia sebelumnya telah melakukan intervensi untuk menstabilkan nilai tukar. Namun, sentimen eksternal masih mendominasi. Pasar kini menunggu langkah lanjutan dari otoritas moneter untuk menahan laju pelemahan.

Bagaimana Cara Cek Kurs Paling Update?

Nasabah dapat langsung mengecek kurs dolar AS melalui aplikasi mobile banking masing-masing bank. BCA, BRI, Mandiri, dan BNI umumnya memperbarui kurs setiap hari kerja. Selisih kurs jual dan kurs beli di tiap bank perlu diperhatikan agar tidak merugi saat transaksi.

Reporter: Xander Situmorang
Sumber: finansial.bisnis.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top