DENPASAR — Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa melepas anak penyu atau tukik ke bibir Pantai Sanur di sela penutupan Rakerkomwil IV APEKSI. Aksi itu menjadi penanda bahwa forum tiga hari yang berlangsung sejak 21 Mei itu tidak hanya berisi diskusi strategis, tetapi juga aksi nyata pelestarian ekosistem pesisir.
Sebelum pelepasan tukik, seluruh peserta mengikuti yoga bersama di kawasan pantai. Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai momen penutupan yang dihadiri langsung Wali Kota Malang sekaligus Ketua Komwil IV APEKSI Wahyu Hidayat, Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, serta jajaran kepala OPD dari 13 kota anggota.
Mengusung tema ”Kolaborasi Kota Harmoni Nusantara”, forum ini menjadi ruang bagi para kepala daerah untuk membahas tantangan pembangunan perkotaan secara bersama-sama. Kota Denpasar yang bertindak sebagai tuan rumah dinilai sukses menyelenggarakan seluruh agenda di sejumlah lokasi strategis di wilayah kota.
”Selama tiga hari pelaksanaan Rakerkomwil ini membahas isu strategis perkotaan untuk mencari solusi bersama dan berkelanjutan, serta sebagai wahana tukar inovasi untuk kemajuan bersama,” ujar Arya Wibawa di sela-sela kegiatan.
Wakil Wali Kota Denpasar itu menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemerintah kota anggota, jajaran panitia, perangkat daerah, serta masyarakat yang mendukung suksesnya acara. Menurutnya, kelancaran rangkaian agenda tidak lepas dari semangat kebersamaan dan gotong royong.
”Atas nama Pemerintah Kota Denpasar kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh kepala daerah, delegasi, panitia, dan masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan Rakerkomwil IV APEKSI sehingga dapat berjalan lancar, aman, dan sukses. Semoga kebersamaan dan kolaborasi yang terjalin selama di Denpasar dapat terus berlanjut untuk kemajuan kota-kota di Indonesia,” kata Arya Wibawa.
Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Denpasar, I Wayan Hendaryana, mengatakan forum ini juga menjadi momentum memperkenalkan budaya, keramahan masyarakat, serta potensi pariwisata Kota Denpasar. Ia optimistis kehadiran para kepala daerah dan delegasi dari 13 kota turut mendorong pertumbuhan sektor UMKM, jasa, hingga promosi destinasi wisata lokal.
”Harapan kami melalui kegiatan ini terbangun hubungan semakin erat antarkota, lahir kolaborasi yang berkelanjutan, sekaligus memberi dampak positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” papar Hendaryana.
Pelepasan tukik di Pantai Sanur menjadi penutup yang simbolis: menyatukan semangat harmoni antarkota dengan kepedulian terhadap lingkungan yang menjadi isu bersama perkotaan di Indonesia.