JAKARTA — Pukulan keras kembali diterima dunia tinju Bali. Pangeran Februzio Lani, satu-satunya petinju asal Pulau Dewata yang menghuni pemusatan latihan nasional (Pelatnas), dipastikan absen dari skuad Indonesia untuk Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang.
Indonesia hanya memberangkatkan lima petinju ke ajang multicabang se-Asia tersebut. Komposisinya dua petinju putri dan tiga petinju putra. Dari daftar itu, tak satu pun nama lahir dari Bali.
"Untuk ke Asian Games, kami membawa lima petinju. Rinciannya, dua petinju putri dan tiga petinju putra," ungkap Pelatih Tinju Indonesia, Matius Mandiangan, di Jakarta, Kamis (3/9).
Ketidakhadiran Pangeran bukan tanpa sebab. Federasi mengaku terikat instruksi langsung dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dalam menentukan komposisi tim.
Matius menegaskan, lima nama yang dibawa ke Jepang merupakan para peraih medali di SEA Games. Kebijakan ini otomatis mencoret Pangeran yang belum mengoleksi medali dari ajang Asia Tenggara tersebut.
"Pangeran tidak diikutkan, karena kami membawa sesuai permintaan Kemenpora yakni yang mempunyai medali di SEA Games," jelas Matius. Hal ini sekaligus memupus harapan penggemar tinju Bali untuk melihat aksi petinju lokal di panggung Asia.
Sebelumnya, Pangeran Februzio Lani sempat menjadi perhatian publik setelah dipercaya berlaga di ajang Asian Boxing U-19 & U-23 Championship pada 3-16 Juli 2026 di Hall Basket Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta.
Ia sejatinya ditargetkan mengikuti TC jangka panjang untuk timnas. Namun, ia sempat kembali ke daerah karena memiliki agenda pertandingan lain.
"Tapi, kemarin dia balik dikarenakan akan mengikuti pertandingan," imbuh Matius mengenai dinamika persiapan atlet muda tersebut.
Meski tanpa wakil Bali, lima petinju Indonesia terus mengasah diri di luar negeri. Mereka tengah menjalani Training Camp (TC) di Thailand sejak 25 Agustus hingga 8 September 2026.
Manajemen mengungkapkan, TC kali ini merupakan program kolaborasi Asian Boxing bersama sembilan negara peserta. Setelahnya, tim akan bertolak ke Jepang untuk menghadapi kompetisi.
"Sekarang kami sedang TC di Thailand dari 25 Agustus hingga 8 September. Di Thailand, kami sedang mengikuti program dari Asian Boxing bersama sembilan negara. Tanggal 9 nanti, kami berangkat Jepang sampai Asian Games," terang Matius.
Berikut lima petinju yang dipastikan membela Merah Putih di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya:
Absennya Pangeran dari skuad utama menjadi catatan tersendiri bagi pembinaan tinju Bali. Dengan kebijakan berbasis prestasi SEA Games yang diterapkan Kemenpora, regenerasi petinju berbakat dari daerah butuh torehan medali lebih dulu untuk bisa menembus event yang lebih besar.