DENPASAR — Perayaan satu dekade Bali International Career Expo (BICE) ditandai dengan pembukaan di Bali Sunset Convention Center Denpasar, Selasa (8/9). Ajang yang digagas Elizabeth International Hotel & Business School ini memasuki tahun ke-10 sejak pertama kali digelar pada 2017 dan berlangsung hingga 10 September 2026.
Ribuan mahasiswa aktif Elizabeth International berkesempatan bertemu langsung dengan puluhan mitra industri, mulai dari hotel, resort, villa, hingga agen penempatan kerja untuk program landbased maupun cruise line.
Sejak 2018, BICE konsisten mengusung tagline "Sugih-Mulih", istilah bahasa Bali yang berarti kaya dan pulang. Filosofi ini dihadirkan untuk mendorong mahasiswa mengumpulkan pengalaman, ilmu, dan jejaring profesional sebelum kembali membangun daerah asal.
Direktur Elizabeth International Putu Sri Budani menuturkan, BICE lahir dari gagasan Founder Elizabeth International, almarhum Coach Nyoman Sukadana, tentang kesetaraan kesempatan berkarier di industri hospitality bagi setiap anak muda. Perhelatan pertama pada 2017 bahkan masih menyatu dengan acara wisuda dan berskala kecil, jauh berbeda dari edisi tahun ini.
"Sepuluh tahun ini bukan pencapaian Elizabeth International sendirian, melainkan hasil kerja sama kita semua," ujar Sri Budani di sela pembukaan.
Selain sesi rekrutmen dan wawancara kerja, BICE 2026 menyuguhkan Culinary Festival yang menampilkan kreasi mahasiswa jurusan Pastry dan Culinary Art. Ajang ini menjadi ruang unjuk keterampilan bagi calon tenaga kerja sebelum bersaing di industri.
Elizabeth International mengajak mitra industri memandang BICE bukan sekadar agenda rekrutmen tahunan, melainkan ruang kolaborasi jangka panjang untuk merancang jalur karier generasi muda. Sri Budani menambahkan, rekrutmen terbaik tidak lahir dari CV yang sempurna, melainkan dari percakapan yang jujur.
Pembukaan BICE 2026 dihadiri perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali, Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar, serta Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung. Turut hadir perwakilan MKKS SMK Provinsi Bali, Ikatan Guru Vokasi Maju Indonesia (IGVIM), IHGMA Bali, HRA Bali, IPA, HFLA, IHKA, dan IFBEC.