GIANYAR — Hujan deras yang mengguyur Gianyar sejak Senin (18/5/2026) malam memicu bencana hidrometeorologi di Banjar Jungut, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati. Tembok penyengker sisi timur rumah milik I Ketut Sutiara ambrol dan menimpa garasi beserta satu unit mobil yang terparkir di dalamnya.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta, menyatakan tim reaksi cepat telah turun ke lokasi untuk melakukan asesmen awal. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujarnya, Selasa.
Mobil Panther dan Garasi Hancur Tertimpa Reruntuhan
Tembok penyengker yang roboh memiliki panjang sekitar 15 meter. Material tembok menimpa bangunan garasi berukuran 15 x 3 meter dan sebuah mobil Panther bernomor polisi W 1334 NO yang berada di dalamnya.
Selain merusak kendaraan dan garasi, puing-puing tembok juga menutupi saluran air subak di sekitar lokasi. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, meski kerugian material ditaksir mencapai Rp100 juta.
BPBD dan Polsek Sukawati Turun ke Lokasi
Tim dari BPBD Gianyar dan aparat Polsek Sukawati langsung turun ke TKP untuk melakukan penanganan awal. Material robohan mulai dibersihkan agar tidak mengganggu akses warga dan saluran irigasi subak.
BPBD mengimbau warga yang tinggal di daerah rawan longsor dan tebing untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat intensitas hujan tinggi. Curah hujan yang terus-menerus disebut menjadi pemicu utama tergerusnya struktur tanah di sekitar fondasi tembok penyengker.