BANGLI — Pemerintah Kabupaten Bangli menggencarkan penguatan posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Gebyar Posyandu 6 SPM yang dipusatkan di Bale Banjar Selati, Desa Bunutin, menjadi bukti komitmen tersebut.
Dalam kunjungan kerjanya, Ny. Sariasih Sedana Arta menyapa langsung para kader dan warga yang mengantarkan anggota keluarganya untuk diperiksa. Ia memastikan enam pilar layanan SPM berjalan optimal, mulai dari pemeriksaan ibu hamil, imunisasi balita, hingga skrining kesehatan lansia.
Enam Layanan Kesehatan yang Dipastikan Berjalan
Program ini merupakan langkah strategis pemkab untuk menjamin hak dasar kesehatan seluruh warga. Ny. Sariasih menekankan bahwa posyandu tidak hanya untuk balita, tetapi juga menjangkau remaja dan lansia.
"Posyandu 6 SPM Serentak ini merupakan langkah strategis kita untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Bangli, mulai dari ibu hamil, bayi, balita, remaja, hingga lansia, mendapatkan hak pelayanan kesehatan dasarnya secara merata dan berkualitas," ujar Ny. Sariasih di sela-sela peninjauan.
Target: Menekan Angka Stunting dan Meningkatkan Imunisasi
Pemkab Bangli menargetkan kegiatan serentak ini mampu menekan prevalensi stunting di tingkat desa. Selain itu, capaian imunisasi dasar lengkap juga diharapkan meningkat signifikan melalui pemantauan berkala yang lebih ketat.
Kegiatan ini melibatkan sinergi lintas sektor. Camat Bangli, perangkat Desa Bunutin, serta petugas kesehatan dari Puskesmas setempat turut hadir mendampingi puluhan kader posyandu yang melayani warga Banjar Selati.
Antusiasme warga terlihat sejak pagi. Mereka memanfaatkan layanan gratis ini untuk memeriksakan tumbuh kembang anak dan kondisi kesehatan para lansia tanpa harus jauh-jauh ke puskesmas atau rumah sakit.