BALI — Kaposko Ketahanan Pangan Polres Banjarbaru Iptu Muslim melepas langsung armada pengiriman jagung tersebut. Ia didampingi anggota posko dan kelompok tani binaan. Pengiriman ini merupakan hasil pendampingan intensif Bhabinkamtibmas yang merangkul petani lokal mengelola lahan produktif yang sebelumnya kurang optimal.
Dari Lahan Tidur ke Gudang Bulog
Program ini berawal dari inisiatif para Bhabinkamtibmas yang melihat banyak lahan subur tidak tergarap maksimal. Personel kepolisian kemudian turun tangan, mulai dari penyediaan bibit, pendampingan masa tanam, hingga teknik perawatan. Hasilnya, jagung yang dipanen memenuhi standar kualifikasi Bulog.
"Ini bukan sekadar seremonial panen, melainkan wujud hilirisasi yang jelas. Kami memastikan bahwa keringat para petani binaan kami mendapatkan serapan pasar yang pasti dengan harga yang adil melalui kerja sama dengan Bulog," ujar Iptu Muslim.
Petani Tak Lagi Khawatir Harga Anjlok
Bagi kelompok tani setempat, program ini menjadi angin segar di tengah fluktuasi harga pasar. Salah satu perwakilan petani mengaku selama ini kerap kebingungan saat panen raya tiba. Dengan adanya pendampingan Polres Banjarbaru hingga ke gudang Bulog, mereka merasa tenang karena harga jual stabil dan prosesnya transparan.
"Dulu kami sering bingung melempar hasil panen ke mana kalau sedang melimpah. Dengan kawalan dari bapak-bapak polisi sampai ke gudang Bulog, kami merasa tenang karena harga jualnya stabil dan prosesnya transparan," ungkapnya.
Cetak Biru Kolaborasi Pangan Daerah
Pihak Bulog Kanwil Kalsel menyambut baik kedatangan komoditas jagung dari Banjarbaru. Langkah Polres Banjarbaru dinilai strategis untuk memperkuat cadangan pangan daerah, sekaligus menjaga stabilitas harga pakan ternak yang berbahan baku jagung. Polres Banjarbaru berharap pengiriman perdana ini memicu kelompok tani lain di Kalimantan Selatan untuk meningkatkan produktivitas.
Sinergi antara penegak hukum, masyarakat, dan Bulog ini diharapkan menjadi cetak biru kolaborasi berkelanjutan demi kemandirian pangan di Bumi Lambung Mangkurat.