Pencarian

Perahu Pemancing Terbalik di Perairan Buleleng, Enam Orang Tercebur ke Laut dan Berhasil Dievakuasi

Kamis, 04 Juni 2026 • 23:36:01 WIB
Perahu Pemancing Terbalik di Perairan Buleleng, Enam Orang Tercebur ke Laut dan Berhasil Dievakuasi
Tim gabungan berhasil mengevakuasi enam pemancing setelah perahu terbalik di perairan Buleleng.

BULELENG — Perahu nelayan yang membawa enam orang pemancing dilaporkan terbalik di perairan Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak, pada Rabu (3/6/2026) malam. Keenam korban berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam kondisi selamat oleh tim gabungan yang terdiri dari TNI AL, Polairud, KSOP, Polsek Celukan Bawang, serta masyarakat setempat.

Kronologi: Perahu Hilang Keseimbangan, Pemilik Segera Minta Tolong

Kelima orang pemancing bernama Harris Maulana Affandi, Herry Nopal Putra, Amirul Umara, Basieul, dan Amir Sarifudin berangkat melaut sekitar pukul 18.00 WITA. Mereka menyewa perahu milik Hamdan, seorang nelayan asal Desa Patas, Gerokgak.

Sekitar pukul 22.30 WITA, perahu tiba-tiba kehilangan keseimbangan dan terbalik. Seluruh penumpang tercebur ke laut. Beruntung, Hamdan masih membawa alat komunikasi dan segera menghubungi pihak keluarga untuk meminta pertolongan.

Proses Evakuasi: Laporan Masuk Pukul 22.49 WITA, Korban Ditemukan Tiga Jam Kemudian

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan, mengatakan laporan kecelakaan masuk pada pukul 22.49 WITA. Tim langsung berkoordinasi dengan berbagai instansi untuk melakukan pencarian.

“Proses pencarian melibatkan TNI AL Celukan Bawang, Polairud Celukan Bawang, KSOP Celukan Bawang, Polsek Celukan Bawang, keluarga korban, serta masyarakat setempat. Sekitar pukul 01.13 WITA kami berhasil menemukan sekaligus mengevakuasi keenam korban,” jelas Donny, Kamis (4/6/2026).

Dugaan Penyebab: Muatan Berlebih Bikin Perahu Tak Stabil

Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz, membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan keterangan saksi, perahu diduga terbalik karena beban penumpang yang melebihi kapasitas.

“Dugaan sementara perahu terbalik karena beban penumpang yang kurang stabil. Setelah terbalik, pemilik perahu menelpon pihak keluarga di darat. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada tim penyelamat dan selanjutnya melakukan upaya evakuasi terhadap keenam korban,” terang IPTU Yohana seizin Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman.

Imbauan Keselamatan: Perhatikan Kapasitas dan Keseimbangan Perahu

Meski seluruh korban berhasil diselamatkan, pihak kepolisian mengingatkan masyarakat yang hendak beraktivitas di laut untuk selalu memperhatikan faktor keselamatan. Kapasitas dan keseimbangan muatan perahu menjadi hal krusial yang kerap diabaikan.

“Kami mengimbau agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Pastikan perahu tidak kelebihan muatan dan selalu siapkan alat komunikasi darurat saat melaut,” pungkas IPTU Yohana.

Bagikan
Sumber: baliportalnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks