BADUNG — Guncangan gempa bumi melanda dua kabupaten di Bali pada Minggu dini hari, 19 Juli 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa berkekuatan Magnitudo 3,8 terjadi pukul 02.55 WIB.
Berdasarkan data BMKG yang diakses Minggu pagi, pusat gempa terletak di koordinat 8,95 Lintang Selatan dan 115,62 Bujur Timur. Episenter berada di laut, tepatnya 47 kilometer arah timur dari Kuta Selatan, dengan kedalaman 82 kilometer.
Guncangan Skala II MMI, Apa Artinya?
Getaran gempa tercatat pada skala II Modified Mercalli Intensity (MMI) di Kabupaten Badung dan Gianyar. Skala ini berarti getaran dirasakan oleh beberapa orang, terutama yang berada di lantai atas bangunan. Benda-benda ringan yang digantung mungkin bergoyang.
Meski kekuatan gempa relatif kecil, BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada. Gempa Magnitudo 3,8 dengan kedalaman 82 kilometer termasuk gempa dangkal yang dipicu aktivitas subduksi lempeng di selatan Bali.
Belum Ada Laporan Kerusakan
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa maupun kerusakan bangunan. Pihak BPBD setempat masih melakukan pemantauan di lapangan untuk memastikan tidak ada dampak lanjutan.
BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.