Pencarian

Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina: Pengamanan Super Ketat karena Trump Hadir, Kick-off Malam Ini

Minggu, 19 Juli 2026 • 21:50:31 WIB
Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina: Pengamanan Super Ketat karena Trump Hadir, Kick-off Malam Ini
Pengamanan super ketat diberlakukan di final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina karena kehadiran Presiden AS Donald Trump.

BALI — Dinas Secret Service AS melakukan pemeriksaan badan dan tas secara individual kepada setiap penggemar yang hadir di final Piala Dunia 2026. Kekhawatiran muncul bahwa seluruh 82.500 pemegang tiket tidak akan bisa masuk stadion sebelum kick-off karena proses yang memakan waktu lama.

Pertaruhan Taktik di Laga Puncak

Duel antara Argentina dan Spanyol menyajikan perbedaan filosofi yang menarik. Spanyol telah meninggalkan konsep la furia dan lebih mengandalkan gaya permainan kolektif yang sudah ditanamkan sejak usia muda. Sementara itu, Argentina justru merangkul semangat garang tersebut.

"Spanyol mengandalkan gaya, yang ditanamkan sejak muda dan melalui kelompok usia, dengan cara yang tidak dilakukan negara lain," tulis seorang pengamat dalam laporan jelang laga. Hal ini membuat Spanyol tidak terlalu bergantung pada individu tertentu, meski absennya Nico Williams dan kondisi Lamine Yamal yang setengah fit menjadi kekhawatiran tersendiri.

Argentina dan Faktor Messi di Fase Gugur

Kebangkitan di menit-menit akhir yang diinspirasi Lionel Messi menjadi ciri khas Argentina di babak knockout. Kemampuan Messi mengubah jalannya pertandingan melalui skill dan kekuatan mental menjadi aset besar bagi tim asuhan Lionel Scaloni.

Namun, pengamat menilai Argentina perlu waspada terhadap kedalaman bangku cadangan Spanyol. Dengan pemain seperti Nico Williams yang siap turun sebagai pemain pengganti, kerusakan bisa terjadi di sisi sayap saat full-back Argentina mulai kelelahan. "Full-back Argentina tidak terlalu istimewa, jadi akan ada ketakutan saat menghadapi kaki segar ketika mereka lelah," ujar seorang analis.

Kritik untuk Tuchel: Mainoo Tak Dimainkan

Dalam analisis terpisah, keputusan pelatih Inggris Thomas Tuchel untuk tidak memberikan satu menit pun kepada Kobbie Mainoo menuai kritik. Inggris disebut sangat kekurangan keseimbangan, kontrol, dan kecerdasan di lini tengah.

"Saya merasa aneh karena timnya kesulitan mengontrol permainan dan membongkar pertahanan rapat, Tuchel tidak memberikan satu detik pun kepada Mainoo," tulis pengamat. Masalah ini dinilai sebagai alasan utama Inggris akan kesulitan mengalahkan Spanyol jika lolos ke final.

Kabar Transfer: Stuart Lewis Tinggalkan Tottenham

Di luar final, pelatih tim utama Tottenham Hotspur, Stuart Lewis, dikabarkan akan hengkang. Pelatih berusia 38 tahun itu akan bergabung dengan klub promosi Premier League, Ipswich Town, sebagai bagian dari staf kepelatihan Gary O'Neil.

Lewis menghabiskan satu dekade terakhir melatih di Spurs dan memenangkan tiga trofi bersama tim U-18. Pada musim 2025-26, ia menjabat sebagai pelatih transisi akademi ke tim utama dan membantu Jun'ai Byfield serta Luca Williams-Barnett menjalani debut profesional.

Bagikan
Sumber: theguardian.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks