BULELENG — Ratusan siswa SDN 1 Anturan kini harus berbagi ruang dengan murid SDN 3 Anturan yang jaraknya hanya sekitar 500 meter dari sekolah asal mereka. Keputusan ini diambil Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng demi menjamin keselamatan anak-anak di tengah kondisi bangunan yang mulai rapuh.
Bangunan Lapuk, Atap Ruang Kelas VI Ambruk Saat Libur Sekolah
Kepala Disdikpora Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, menjelaskan bahwa atap yang ambruk merupakan ruang kelas VI. Peristiwa itu terjadi pada akhir Juni 2026, saat para siswa masih menjalani libur sekolah. Meski tak ada korban jiwa, kerusakan pada satu bagian bangunan berdampak pada konstruksi lain yang menyatu.
"Yang jebol atap ruang kelas VI. Namun karena konstruksi satu atap menyatu dengan bangunan lainnya, kondisi itu dinilai membahayakan apabila tetap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar," ujarnya, Senin (20/7/2026) di Buleleng.
Dua Sif Belajar: Pagi untuk SDN 3 Anturan, Siang untuk SDN 1 Anturan
Untuk mengakomodasi kedua sekolah, Disdikpora menerapkan sistem pembelajaran dua sif. Siswa SDN 3 Anturan tetap belajar pada pagi hari, sementara 165 murid SDN 1 Anturan akan masuk pada sesi siang. Langkah ini diambil agar proses belajar mengajar tetap berjalan tanpa mengorbankan faktor keselamatan.
"Untuk sementara kegiatan belajar mengajar dipindahkan agar anak-anak tetap bisa belajar dalam kondisi yang aman," kata Surya Bharata.
Revitalisasi Sekolah Sudah Diusulkan, Tapi Belum Jadi Prioritas Pusat
Pemerintah Kabupaten Buleleng sebenarnya telah mengusulkan SDN 1 Anturan dalam program revitalisasi sekolah. Namun, sekolah tersebut belum masuk dalam daftar prioritas pemerintah pusat. Kondisi ini membuat perbaikan bangunan yang sudah lapuk tidak bisa dilakukan secara menyeluruh dalam waktu dekat.
Sebelum kegiatan belajar dipindahkan, pihak sekolah bersama instansi terkait akan membersihkan area yang terdampak ambruknya atap. Adapun ruang guru dan perpustakaan di SDN 1 Anturan masih dapat digunakan untuk pelayanan administrasi sekolah.