Pencarian

1.070 Pelajar SMPN 9 Denpasar Bali Kini Punya Rekening Bank, Sekolah Umum Pertama Inklusi Keuangan 100 Persen se-Indonesia

Minggu, 30 Agustus 2026 • 00:13:32 WIB
1.070 Pelajar SMPN 9 Denpasar Bali Kini Punya Rekening Bank, Sekolah Umum Pertama Inklusi Keuangan 100 Persen se-Indonesia
pelajar SMP Negeri 9 Denpasar, Bali, tercatat memiliki rekening bank, menjadikannya sekolah umum pertama di Indonesia dengan inklusi keuangan 100 persen.

Seluruh pelajar di SMP Negeri 9 Denpasar, Bali, tercatat sudah memiliki rekening bank, menjadikan sekolah umum tersebut satu-satunya di tingkat nasional yang mencapai 100 persen inklusi keuangan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total 1.070 rekening telah dimiliki oleh para siswa di sekolah yang berlokasi di Sanur itu. Capaian ini merupakan hasil pembiasaan menabung sejak dini yang diterapkan sekolah bekerja sama dengan Bank BPD Bali.

DENPASAR — Kebiasaan menabung di bank sejak usia sekolah terbukti mampu mendorong inklusi keuangan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat SMP Negeri 9 Denpasar, Bali, menjadi sekolah umum pertama di Indonesia dengan 100 persen siswa memiliki rekening bank.

Total tercatat 1.070 rekening pelajar telah aktif di sekolah yang berlokasi di Sanur tersebut. Keberhasilan ini menjadikan SMPN 9 Denpasar sebagai satu-satunya satuan pendidikan umum di tingkat nasional yang berhasil mencapai inklusi keuangan penuh.

Menabung Sejak Dini di Sekolah Umum

Pencapaian ini merupakan buah dari pembiasaan menabung yang diterapkan sekolah kepada para siswanya. Program tersebut dijalankan bekerja sama dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali untuk mendukung literasi dan inklusi keuangan sejak dini.

“Semoga ini bisa menginspirasi sekolah lainnya di Bali menerapkan kebiasaan menabung di bank sejak dini dari usia sekolah,” kata Kepala OJK Provinsi Bali Parjiman di Denpasar, Sabtu.

Kejar Award 2026 untuk Implementasi Terbaik

Atas partisipasi aktifnya, OJK memberikan penghargaan kepada SMPN 9 Denpasar melalui penganugerahan Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar) Award 2026. Sekolah ini dinilai sebagai satuan pendidikan umum dengan implementasi terbaik.

Program Kejar ini merupakan bagian dari peringatan Hari Indonesia Menabung dan Bulan Inklusi Keuangan. Inisiatif ini digagas sebagai upaya membangun kemandirian finansial bagi pelajar sejak usia sekolah.

Menabung Bukan Soal Jumlah, tapi Kebiasaan

OJK menekankan bahwa menabung bukan sekadar menyisihkan uang. Kebiasaan ini memberikan ruang lebih besar bagi seseorang untuk merencanakan masa depan, memenuhi kebutuhan, membantu orang lain, hingga mendorong perekonomian.

“Menabung itu bukan menunggu uang banyak dulu tapi sedikit demi sedikit jadi harus membiasakan menabung sejak dini,” ungkap Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi di sela Hari Indonesia Menabung dan Bulan Inklusi Keuangan di Bekasi, Jawa Barat, Jumat.

Literasi Pelajar Masih di Bawah Rata-rata Nasional

Secara nasional, tingkat literasi dan inklusi keuangan masing-masing mencapai 69,57 persen dan 93,61 persen. Namun, khusus segmen pelajar dan mahasiswa, capaian tersebut masih berada di bawah rata-rata nasional.

Friderica menuturkan bahwa kondisi ini membutuhkan penguatan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Peran sekolah dan orang tua menjadi kunci untuk menanamkan kebiasaan mengelola keuangan secara sehat sejak dini, sebagaimana yang telah dicontohkan SMPN 9 Denpasar.

Follow pojokbali.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bali.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks