Pencarian

ASDP Siaga Cuaca Ekstrem di Selat Bali, Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Bisa Ditunda Sewaktu-Waktu

Kamis, 30 Juli 2026 • 11:03:31 WIB
ASDP Siaga Cuaca Ekstrem di Selat Bali, Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Bisa Ditunda Sewaktu-Waktu
Petugas ASDP memantau kondisi cuaca di Selat Bali menyusul peringatan cuaca ekstrem yang berpotensi mengganggu jadwal penyeberangan.

BALI — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang memperketat pengawasan operasional di Selat Bali menyusul kondisi cuaca ekstrem yang melanda perairan tersebut. General Manager ASDP Ketapang Arief Eko Kurniansjah menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap layanan penyeberangan.

"Keselamatan selalu menjadi prioritas dalam setiap layanan penyeberangan," kata Arief dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu.

Keputusan Operasional Berdasarkan Data BMKG, Bukan Sepihak

Arief menekankan bahwa setiap keputusan untuk menunda atau membuka kembali layanan penyeberangan didasarkan pada rekomendasi cuaca maritim dari BMKG dan hasil koordinasi dengan KSOP Kelas III Tanjung Wangi, Satpel Pelabuhan Penyeberangan BPTD Kelas II Jawa Timur, serta Kepolisian. Tidak ada kebijakan yang diambil secara sepihak oleh operator.

"Penundaan operasional dilakukan semata-mata sebagai langkah mitigasi risiko ketika kondisi cuaca belum memenuhi standar keselamatan pelayaran," ujarnya.

Penyesuaian Jadwal Bersifat Dinamis, Tiket Tetap Berlaku

Penyesuaian operasional bersifat dinamis mengikuti perkembangan cuaca di lapangan. Layanan akan kembali dibuka segera setelah kecepatan angin dan tinggi gelombang berada dalam batas aman. ASDP memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kepastian keberangkatan karena jadwal akan diinformasikan secara berkala.

Bagi pengguna jasa yang sudah membeli tiket, ASDP menjamin hak mereka tetap terlindungi. Dalam kondisi force majeure akibat cuaca ekstrem, tiket yang telah dibeli tetap berlaku dan dapat digunakan kembali setelah operasional penyeberangan dibuka.

"Kami memohon pengertian seluruh masyarakat. Kebijakan ini semata-mata untuk melindungi keselamatan jiwa," kata Arief.

Buffer Zone di Bulusan Disiapkan untuk Antrean Kendaraan

Untuk mengurangi dampak terhadap distribusi logistik, ASDP mengaktifkan buffer zone di kawasan Bulusan sebagai lokasi penampungan sementara kendaraan yang belum dapat menyeberang. Setelah cuaca membaik, ASDP akan mengoptimalkan penambahan armada guna mempercepat penguraian antrean kendaraan.

Di sisi darat, koordinasi dengan Polres Banyuwangi terus dilakukan untuk mengatur arus kendaraan menuju pelabuhan agar tetap tertib dan tidak menimbulkan kepadatan berlebihan.

Imbauan bagi Pengguna Jasa: Pantau Informasi Cuaca Sebelum Berangkat

ASDP mengimbau seluruh pengguna jasa, khususnya kendaraan logistik dan masyarakat yang memiliki agenda penting, untuk memantau informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG sebelum melakukan perjalanan menuju pelabuhan. Pengguna jasa diharapkan dapat menyesuaikan waktu keberangkatan serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

"Kami menyiapkan berbagai langkah antisipatif secara terpadu, mulai dari pemantauan cuaca, penyediaan buffer zone, kesiapan armada, hingga pengaturan lalu lintas bersama kepolisian. Upaya ini kami lakukan agar dampak penyesuaian operasional dapat diminimalkan sekaligus menjaga kelancaran layanan," jelas Arief.

Bagikan
Sumber: bali.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks