BALI — Channel 4 memutuskan tidak meninjau ulang besaran bayaran eksekutifnya di tengah rencana pemangkasan besar-besaran yang akan menghilangkan 340 posisi kerja sebelum akhir tahun. Keputusan dewan Channel 4 ini muncul saat jaringan penyiar Inggris itu memangkas lebih dari seperempat total tenaga kerjanya, dengan sekitar separuh peran di divisi commissioning berisiko terdampak. Langkah tersebut memicu pertanyaan soal prioritas keuangan Channel 4, terutama setelah bayaran mantan CEO Alex Mahon dan chief content officer Ian Katz tercatat sebagai yang tertinggi dalam sejarah jaringan.
Dewan Channel 4 dikabarkan tidak sedang mempertimbangkan secara aktif pengurangan paket bayaran para eksekutif puncaknya, meski jaringan tengah menjalani tinjauan strategis menyeluruh. Jaringan yang menayangkan The Great British Bake Off itu akan memberhentikan 340 karyawan sebelum akhir tahun sebagai bagian dari upaya radikal menekan basis biaya.
Bayaran Tertinggi dalam Sejarah Channel 4
Alex Mahon dan Ian Katz mencatatkan diri sebagai CEO dan chief content officer dengan bayaran tertinggi dalam sejarah Channel 4. Selama masa jabatannya, Mahon mengantongi total bayaran £8,46 juta atau sekitar 11,3 juta dolar AS, naik 33 persen dibandingkan pendahulunya, David Abraham.
Katz menerima £4,2 juta dalam enam tahun pertamanya sebagai chief content officer, meningkat 34 persen dibandingkan bayaran Jay Hunt pada periode yang setara. Besaran bayaran ini sempat menuai kritik saat pemangkasan pada 2024, ketika terungkap tiga eksekutif dengan bayaran tertinggi akan menerima bonus. Katz akhirnya memilih melepas bonusnya.
Channel 4 menolak mengungkap berapa bayaran yang akan diterima CEO baru Priya Dogra. Angka tersebut baru akan dipublikasikan tahun depan dalam laporan tahunan 2026.
Kesenjangan Bayaran dan Pertumbuhan Pendapatan
Komite remunerasi Channel 4 mempertimbangkan berbagai faktor dalam menetapkan bayaran, termasuk target remit, meski pertumbuhan keseluruhan menjadi metrik kunci. Channel 4 mencatat penjualan rekor £1,16 miliar pada masa kepemimpinan Mahon di 2021.
Namun kenaikan bayaran Mahon sebesar 33 persen melampaui pertumbuhan pendapatan perusahaan yang hanya 5,6 persen selama masa jabatannya. Kesenjangan inilah yang menjadi salah satu pemicu ketidakpuasan internal.
"Bayaran eksekutif memang proporsi kecil dari total biaya Channel 4, tapi ini soal persepsi. Ini berbicara tentang psikologi di Channel 4. Anggapan bahwa Channel 4 dalam kondisi sehat di bawah Alex tampak seperti tipuan dalam konteks pemangkasan Priya," kata seorang produser senior.
"Jika ingin menilai kekacauan ini, lihatlah proses pembersihannya," tambahnya.
Pemangkasan 28 Persen Tenaga Kerja
Channel 4 memangkas 28 persen tenaga kerjanya, dengan sekitar separuh peran commissioning berisiko. Tim drama dan komedi Channel 4 digabung, dengan pembicaraan bahwa tujuh peran akan menjadi tiga, mencakup dua kepala genre di bawah seorang kepala scripted. Film4 tidak termasuk dalam perubahan ini.
Sejumlah insider menggambarkan suasana yang suram dan kacau. Beberapa mengkritik cara pemangkasan ditangani, termasuk dua kelompok berbeda yang diundang ke pertemuan pada hari yang sama dan "menjadi cukup jelas dengan cepat mana yang untuk pemutusan hubungan kerja dan mana yang bukan," menurut salah satu sumber.
Dogra berargumen bahwa perubahan ini penting untuk memastikan Channel 4 memangkas duplikasi dan membelanjakan lebih banyak uang untuk konten layar. Sumber senior Channel 4 menambahkan bahwa kebutuhan memangkas biaya menjadi lebih mendesak karena pasar iklan mengalami "pergeseran dramatis turun dari semua proyeksi."
Karyawan Membengkak 50 Persen
Pemangkasan ini menyoroti pembengkakan tenaga kerja Channel 4 dalam beberapa tahun terakhir. Rata-rata jumlah karyawan perusahaan meningkat 50 persen menjadi 1.276 orang selama masa jabatan Mahon. Ini periode ekspansi yang mencolok dibandingkan BBC, penyiar layanan publik lainnya, yang memangkas jumlah karyawan 20 persen di bawah mantan direktur jenderal Tim Davie.
Periode ini termasuk rencana pemangkasan 200 pekerjaan pada 2024, meski rata-rata jumlah karyawan Channel 4 hanya turun 67 posisi pada tahun tersebut. "Anda selalu merasa mereka membengkak dan pada akhirnya kelambanan rezim sebelumnya berarti rezim saat ini berjalan di tepi jurang," kata seorang pemasok rutin Channel 4.
Seorang mantan karyawan menyesalkan: "Mereka sudah lama tahu bahwa memiliki sekitar 50 commissioner itu salah, tapi tidak cukup berani."
Sekutu Mahon mengatakan ia mengubah metrik internal untuk memasukkan kontraktor jangka panjang, sehingga jumlah karyawan naik. Mahon juga bertanggung jawab memenuhi tuntutan pemerintah untuk memperluas kehadiran Channel 4 di luar London, meski kritikus menilai ia memilih melakukannya dengan menduplikasi alih-alih memindahkan pekerjaan.
"Untuk menyenangkan politisi, mereka membangun kantor-kantor ini dan mengisinya dengan orang, tapi mereka tidak mengambil keputusan sulit soal bagaimana merestrukturisasi pusat," kata seorang sumber industri.
Juru bicara Channel 4 menyatakan: "Penting untuk melihat bayaran dan jumlah tenaga kerja masa lalu dalam konteks salah satu periode transformasi paling signifikan dalam sejarah Channel 4."
Keputusan untuk tidak meninjau ulang bayaran eksekutif ini menempatkan Channel 4 pada posisi yang rumit di mata publik dan industri. Ketika ratusan karyawan kehilangan pekerjaan, besaran bayaran para eksekutif puncak tetap menjadi isu yang sulit dihindari.