MANGUPURA — Kawasan wisata ikonik di Bali selatan itu tak lagi hanya mengandalkan pamor lama. Bupati Badung Wayan Adi Arnawa menilai potensi Samigita masih sangat kuat, terutama dari sisi keindahan alam. Namun, ia mengakui kondisi di lapangan masih memerlukan pembenahan serius.
"Kawasan ini memiliki panorama yang sangat indah, namun apabila kondisi kumuh terus dibiarkan, maka hal tersebut justru akan menjadi hambatan besar dalam mengembalikan citra Samigita sebagai kawasan wisata unggulan seperti masa kejayaannya dulu," kata Adi Arnawa, Jumat (15/5).
Bupati menyoroti capaian kawasan Sanur yang berhasil mencatat tingkat okupansi hotel hingga 80 persen. Menurutnya, angka itu membuktikan bahwa destinasi yang tertata rapi berdampak langsung pada lonjakan kunjungan wisatawan. Samigita, kata dia, memiliki panorama pantai terbuka dan eksotis yang tak kalah potensial.
"Jika kawasan tersebut ditata dengan baik, bersih, dan memiliki pemandangan yang terbuka tanpa gangguan visual, maka bukan hal sulit bagi Samigita untuk kembali menjadi destinasi favorit wisatawan dunia," ucapnya.
Pemkab Badung telah menyiapkan konsep penataan terintegrasi yang mencakup kawasan depan Hard Rock Hotel hingga Seminyak. Penataan dilakukan bertahap dengan fokus utama pada kenyamanan wisatawan. Salah satu masalah yang paling mendesak adalah parkir liar di pedestrian.
"Saya sedang memikirkan juga untuk mencarikan solusi, di mana kita akan menyiapkan parkir sehingga nanti tidak ada kendaraan-kendaraan lewat pedestrian Pantai Legian. Sehingga ini akan sangat bagus dan wisatawan akan senang datang ke sini karena ada tempat buat mereka untuk jalan-jalan, untuk olahraga sambil dia menikmati pantai," terangnya.
Bupati menegaskan bahwa program ini bukan proyek jangka pendek. Penataan Samigita merupakan investasi jangka panjang untuk mendongkrak kunjungan wisatawan sekaligus memperkuat ekonomi daerah. Ia mengajak masyarakat, desa adat, dan pelaku usaha untuk bersinergi menjaga kualitas kawasan wisata.
Dengan penataan yang konsisten, Adi Arnawa optimistis kawasan Kuta, Legian, dan Seminyak mampu kembali bersaing sebagai destinasi kelas dunia. "Jika dikelola secara konsisten, Samigita mampu kembali bersaing sebagai destinasi unggulan Bali," pungkasnya.