NEGARA — Kecelakaan tunggal yang melibatkan truk kontainer di jalur Denpasar–Gilimanuk membuat pengendara yang melintas di kawasan Mendoyo, Jembrana, harus bersabar. Pasalnya, sebuah pohon perindang jalan tumbang dan menimpa badan truk, memacetkan total lajur kendaraan dari dan menuju Gilimanuk.
Peristiwa itu terjadi di Banjar Sumbul, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, pada Kamis (21/5) sekitar pukul 03.00 Wita. Belum diketahui penyebab pasti pohon tersebut tumbang, namun hujan deras yang mengguyur wilayah Jembrana sejak malam hari diduga menjadi pemicu utama.
Truk kontainer yang melaju dari arah Denpasar menuju Gilimanuk langsung terhenti setelah bagian kabin dan bak tertimpa batang pohon besar. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun sopir truk dilaporkan selamat dan sempat dievakuasi warga sekitar.
Akibat kejadian ini, arus lalu lintas di jalur nasional Denpasar–Gilimanuk sempat lumpuh total. Kendaraan dari kedua arah mengantre hingga beberapa kilometer. Proses evakuasi menggunakan alat berat untuk memotong dan memindahkan batang pohon memakan waktu hingga beberapa jam setelah kejadian.
Petugas dari Polsek Mendoyo dan Dinas Perhubungan Jembrana diterjunkan ke lokasi untuk mengatur arus lalu lintas dan membantu proses pembersihan badan jalan. Warga setempat juga turut membantu mengevakuasi ranting-ranting yang berserakan di aspal.
Setelah batang pohon berhasil dipotong dan dipindahkan, arus lalu lintas berangsur normal kembali pada pagi hari. Petugas mengimbau pengendara yang melintas di jalur tersebut untuk tetap waspada, terutama saat cuaca ekstrem. Pohon perindang jalan di sepanjang jalur Denpasar–Gilimanuk dinilai rawan tumbang jika diterpa angin kencang dan hujan deras.
Warga atau pengendara yang melihat pohon tumbang di jalan raya diimbau untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat atau dinas terkait. Jangan memaksakan diri melintas di lokasi sebelum dinyatakan aman oleh petugas. Koordinasi antara BPBD dan Dinas PUPR Jembrana juga terus dilakukan untuk mengantisipasi pohon-pohon lain yang berpotensi tumbang.