DENPASAR — Peristiwa nahas menimpa seorang turis asal Jerman di kawasan Sanur, Denpasar Selatan. Korban berinisial PP, 53, ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam kamar mandi rumah kontrakannya pada Senin lalu.
Diduga dari Alat Pemanas Air
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan alat pemanas air dalam kondisi menyala dan terhubung langsung ke instalasi listrik kamar mandi. Dugaan sementara, korban tersengat arus listrik saat menggunakan alat tersebut.
"Kami menemukan alat pemanas air dalam posisi menyala dan ada indikasi kebocoran arus listrik," ujar Kepala Kepolisian Sektor Denpasar Selatan saat dikonfirmasi. Namun, polisi masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Kronologi Penemuan
Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh pemilik rumah kontrakan yang curiga karena korban tak kunjung keluar dari kamar mandi sejak pagi. Setelah didobrak paksa, korban sudah dalam posisi tergeletak di lantai kamar mandi dengan luka bakar di bagian tangan.
Pemilik rumah langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Denpasar Selatan. Tim Inafis Polresta Denpasar yang datang ke lokasi langsung melakukan identifikasi awal dan mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk alat pemanas air tersebut.
Lokasi Kejadian di Sanur
Rumah kontrakan yang ditempati korban berada di Jalan Kutat Lestari Gang Pelanggi Nomor 14, Desa Sanur Kauh, Kecamatan Denpasar Selatan. Sanur dikenal sebagai kawasan wisata yang banyak dihuni warga asing, baik untuk tinggal sementara maupun menetap.
Imbauan Keselamatan bagi Penghuni Rumah
Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya pemeriksaan rutin instalasi listrik di rumah, terutama alat elektronik yang bersentuhan langsung dengan air seperti pemanas air. Kebocoran arus listrik sering kali tidak terdeteksi hingga terjadi kecelakaan fatal.
Polisi mengimbau masyarakat, khususnya pemilik kos dan kontrakan, untuk memastikan instalasi listrik di kamar mandi telah terpasang pengaman arus bocor (ELCB/Saklar ELCB). Alat ini dapat memutus aliran listrik secara otomatis jika terjadi kebocoran arus.
Bagaimana kondisi korban saat ditemukan?
Korban ditemukan dalam posisi tergeletak di lantai kamar mandi dengan luka bakar pada bagian tangan yang memegang alat pemanas air. Tidak ada tanda-tanda kekerasan lain di tubuh korban.
Apakah ada saksi mata kejadian?
Tidak ada saksi yang melihat langsung kejadian. Korban diketahui masuk ke kamar mandi sendirian pada pagi hari dan baru ditemukan beberapa jam kemudian oleh pemilik kontrakan.
Apa langkah polisi selanjutnya?
Polisi masih menunggu hasil autopsi dari Rumah Sakit Sanglah untuk memastikan penyebab kematian. Barang bukti alat pemanas air juga akan diperiksa di laboratorium forensik untuk mengetahui sumber kebocoran arus listrik.