TABANAN — Kebun Raya Eka Karya Bali menggelar rangkaian festival selama tiga hari untuk memperingati hari jadinya yang ke-67 pada 15 Juli 2026. Mengusung tema "Ajegang Bhuana, Nguripang Budaya", perayaan ini menyajikan harmoni antara konservasi keanekaragaman hayati, pertunjukan budaya, dan kuliner tradisional Bali di kawasan dataran tinggi Bedugul pada 11–12 dan 15 Juli 2026.
Bukan Sekadar Piknik, Ada Edukasi Botani Interaktif
Managing Director PT Mitra Natura Raya, Marga Anggrianto, mengatakan momentum hari jadi ini sengaja dirancang untuk memberi pengalaman rekreasi yang lebih bermakna. Pengunjung tidak hanya menikmati panorama alam, tetapi diajak aktif memahami peran ekologis kebun raya.
"Kami ingin menghadirkan pengalaman baru kepada masyarakat. Kebun Raya Bali dapat menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan aspek konservasi, edukasi, dan budaya yang memberikan manfaat nyata bagi publik," ujar Marga Anggrianto, Rabu (15/7/2026).
Beberapa koleksi tanaman khas seperti kokedama, begonia, dan sukulen diperkenalkan secara interaktif untuk merangsang minat botani generasi muda. Komitmen edukasi hijau ini dipegang teguh sejak kebun raya berdiri pada 15 Juli 1959 oleh Prof. Ir. Kusnoto Setyodiwiryo.
Sunset di Kebun Jadi Magnet Lintas Generasi
Puncak perayaan menghadirkan ajang "Sunset di Kebun" yang memadukan hiburan musik syahdu dengan latar vegetasi hutan. Pasar kuliner lokal tradisional dan lokakarya pengenalan jenis-jenis pohon asli Indonesia turut meramaikan acara.
Kebun raya seluas 157,5 hektare ini menyimpan kekayaan vegetasi alam yang luar biasa. Melalui festival ini, pengelola ingin mengajak masyarakat dan wisatawan tidak sekadar menikmati pemandangan, tetapi ikut menjaga keanekaragaman hayati nusantara.
BRIN Apresiasi Konsistensi Riset Flora di Bedugul
Dukungan terhadap keberlanjutan kebun raya datang dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Plt Sekretaris Deputi Bidang Infrastruktur Riset dan Inovasi BRIN, Djoko Nugroho, mengapresiasi konsistensi dalam merawat dan meneliti ratusan spesies flora Indonesia di situs tersebut.
Djoko berharap kemitraan antara BRIN dan PT Mitra Natura Raya terus melahirkan gagasan kreatif demi meningkatkan nilai tawar Kebun Raya Bali di mata dunia.
"Kami berharap PT Mitra Natura Raya bisa terus memberikan ide-ide brilian agar membuat Kebun Raya Eka Karya Bali lebih baik lagi dari segi fasilitas riset maupun pariwisatanya. Kita ingin Kebun Raya Bali semakin dikenal luas, baik oleh masyarakat Indonesia maupun di kancah global," pungkasnya.