BIMA — Antusiasme warga terhadap program sosial perusahaan plat merah terbilang tinggi. Awalnya, panitia hanya menargetkan 120 peserta untuk kegiatan khitan massal gratis tersebut. Namun, jumlah pendaftar membeludak hingga 145 anak, memaksa panitia menambah kapasitas di hari pelaksanaan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pegadaian yang berfokus pada layanan kesehatan masyarakat. Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Bali Nusra, Edy Purwanto, menyebut aksi sosial ini sebagai wujud kehadiran perusahaan di tengah warga.
“Kami ingin memberikan manfaat yang nyata. Semoga lewat khitan massal ini, beban keluarga bisa terbantu dan anak-anak mendapatkan layanan kesehatan yang layak,” ujar Edy dalam keterangan yang diterima redaksi, Jumat (20/12).
Pendampingan Medis Profesional untuk Peserta
Agar proses berjalan aman, setiap anak mendapat pendampingan khusus dari tenaga medis profesional selama tindakan berlangsung. Panitia memastikan prosedur medis dilakukan sesuai standar sehingga orang tua tidak perlu khawatir.
Deputy Bisnis PT Pegadaian (Persero) Area Pulau Sumbawa, Mustofa, mengaku senang melihat respons positif warga Bima. Menurutnya, hal ini membuktikan bahwa kehadiran Pegadaian tidak hanya soal urusan keuangan, tapi juga kepedulian sosial.
“Kami sangat bersyukur melihat antusiasme masyarakat. Ini bukti nyata bahwa program sosial seperti ini sangat dibutuhkan warga,” ungkap Mustofa.
Donor Darah Bareng PMI
Tidak berhenti di khitan massal, Pegadaian juga menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bima untuk menggelar aksi donor darah. Kegiatan ini diikuti para karyawan Pegadaian, mitra, hingga masyarakat umum yang kebetulan berada di lokasi.
Aksi sosial tersebut menjadi wujud nyata dari semangat “Melayani Sepenuh Hati, MengEMASkan Indonesia” yang diusung Pegadaian. Ke depannya, PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Bali Nusra berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program bermanfaat yang menyentuh langsung masyarakat di wilayah Bali dan Nusa Tenggara.