DENPASAR — OJK Provinsi Bali tidak bisa bekerja sendiri dalam menaikkan indeks literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Butuh aliansi strategis. Salah satunya dengan menggandeng kampus lewat program KKN LIK yang kini memasuki tahun keempat pelaksanaannya.
Kepala OJK Provinsi Bali, Parjiman, mengatakan sinergi dengan civitas academica ini sejalan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. "OJK tidak dapat berjalan sendiri dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di daerah, khususnya di Provinsi Bali. Diperlukan aliansi strategis untuk mewujudkannya, bersama bergotong royong Sagilik Saguluk, Salunglung Sabayantaka, Paras Paros Sarpanaya," ujarnya saat menutup pembekalan khusus KKN LIK 2026 di Kantor OJK Provinsi Bali, Kamis (9/7).
Empat Universitas dan 50 Desa Sasaran
Empat universitas yang terlibat adalah Universitas Udayana, Universitas Pendidikan Ganesha, Universitas Warmadewa, dan Universitas Dhyana Pura. Para mahasiswa akan ditempatkan di 50 desa yang tersebar di delapan kabupaten dan Kota Denpasar.
Berikut rincian sebaran desa lokasi KKN LIK 2026:
- Badung: Desa Sembung, Gulingan, Pecatu, Kutuh, Kekeran, Sobangan
- Tabanan: Desa Babahan, Belimbing, Bantiran, Candikuning, Mekarsari, Cau Belayu
- Gianyar: Desa Petak, Puhu, Kelusa, Bresela, Keliki, Sebatu
- Klungkung: Desa Getakan, Timuhun, Batu Madeg, Bunga Mekar, Klumpu, Sakti
- Jembrana: Desa Kaliakah, Berangbang, Yehkuning, Penyaringan, Pulukan, Tuwed
- Karangasem: Desa Sangkan Gunung, Ulakan, Pesedahan, Tenganan, Bebandem, Duda Timur, Peringsari
- Buleleng: Desa Wanagiri, Menyali, Bila, Sembiran, Sumberkima, Pacung
- Bangli: Desa Penglumbaran, Tembuku, Manikliyu, Belancan, Taman Bali, Pengejaran
- Denpasar: Desa Sanur Kaja
Pembekalan Khusus dan Perlindungan Peserta
Sebelum terjun ke lapangan, seluruh mahasiswa mendapat pembekalan khusus dari OJK. Materi mencakup pengenalan OJK, perlindungan konsumen, kewaspadaan terhadap kejahatan di sektor jasa keuangan, hingga pengelolaan keuangan.
Pembekalan digelar secara bertahap: 6 Juli 2026 untuk Universitas Udayana, 8 Juli 2026 untuk Universitas Pendidikan Ganesha, serta 9 Juli 2026 untuk Universitas Warmadewa dan Universitas Dhyana Pura. Sejumlah pimpinan kampus hadir, termasuk Rektor Universitas Warmadewa Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P., dan Wakil Rektor Universitas Dhyana Pura Dr. Ni Made Diana Erfiani, S.S., M.Hum.
Sebagai bentuk apresiasi, seluruh peserta mendapat perlindungan jiwa dan kecelakaan kerja dari BPJS Ketenagakerjaan. Mahasiswa yang sudah memiliki Rekening Dana Nasabah (RDN) juga mendapat top up dana investasi di pasar modal dari Bursa Efek Indonesia.
Target: Edukasi dari Banjar hingga Sekolah
Selama menjalani KKN, mahasiswa akan menggelar berbagai program edukasi keuangan. Mulai dari Edukasi Ngiring ke Banjar, Edukasi Keluarga Cerdas Keuangan, Edukasi Sekolah, hingga Edukasi Pemuda Desa. Mereka juga akan melakukan survei potensi desa serta survei literasi dan inklusi keuangan di lokasi KKN.
OJK berharap perangkat desa dan masyarakat turut berpartisipasi aktif mendukung mahasiswa. Program ini merupakan salah satu prioritas OJK Provinsi Bali dan akan berlanjut secara berkesinambungan. Sejak 2023 hingga 2025, KKN LIK telah menjangkau 100 desa di Bali dengan melibatkan lebih dari 1.500 mahasiswa.
Ke depan, OJK berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha jasa keuangan, dan pemangku kepentingan lain untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah lewat peningkatan literasi keuangan masyarakat.