DENPASAR — Tim Banteng Bali tidak sekadar menjadi peserta dalam turnamen sepak bola nasional Soekarno Cup 2026 yang berlangsung di Lapangan THOR Surabaya pada 10-24 Agustus. Skuad asal Pulau Dewata ini menargetkan gelar juara untuk membawa pulang trofi bergengsi tersebut ke kampung halaman.
Ketua Umum Askot PSSI Kota Denpasar, Anak Agung Putu Sudirka Yoga Semadi, menegaskan seluruh pemain telah diminta untuk memfokuskan diri pada setiap laga yang akan dihadapi. Instruksi ini disampaikan langsung kepada tim sebelum mereka meninggalkan Bali.
“Saya sampaikan kepada tim untuk fokus dalam gelaran Soekarno Cup ini,” kata pria yang akrab disapa Gung Civic itu kepada NusaBali, Rabu (5/8).
Target Ganda: Juara dan Bawa Pulang Trofi
Gung Civic menegaskan bahwa keikutsertaan Banteng Bali di ajang ini bukan tanpa ambisi. Tim diharapkan mampu tampil maksimal di setiap pertandingan untuk mencapai babak final dan keluar sebagai pemenang.
“Targetnya untuk bisa mencapai juara dan membawa kembali Piala Soekarno ke Bali,” ujarnya.
Sebanyak 23 pemain yang diberangkatkan ke Jawa Timur telah melewati proses seleksi ketat yang dilakukan tim pelatih. Komposisi skuad yang dibawa dinilai sebagai kombinasi terbaik untuk bersaing di level nasional.
“Sudah sangat selektif oleh tim pelatih,” tambah Gung Civic.
Regulasi Baru Paksa Ganti Tiga Pemain
Persiapan tim sempat diwarnai penyesuaian komposisi pemain. Ketua Komite Strategis Teknis Pengembangan Sepak Bola Denpasar sekaligus Exco Askot PSSI Kota Denpasar, A.A. Alit Made Wiartha, mengungkapkan ada aturan baru dari panitia pusat yang melarang pemain Liga 3 tampil pada turnamen ini.
“Ada perubahan aturan, yang ikut Liga 3 tidak boleh ikut. Jadi ada tiga pemain yang harus diganti,” imbuh Made Wiartha.
Meski demikian, pihaknya memastikan tim patuh terhadap regulasi yang telah ditetapkan penyelenggara. “Iya, aturan baru dari panitia pusat. Kita sudah patuhi,” pungkasnya.
Jadwal Banteng Bali di Fase Grup
Pada babak penyisihan, Banteng Bali dijadwalkan menghadapi tiga lawan berat. Laga perdana akan digelar melawan Banten pada 11 Agustus, disusul pertandingan melawan Sumatera Utara pada 13 Agustus, dan ditutup dengan laga kontra Sulawesi Utara pada 15 Agustus.
Selain didominasi penggawa Perseden Denpasar, skuad Banteng Bali juga diperkuat pemain asal Badung dan Gianyar yang ber-KTP Bali. Sebelum berangkat, seluruh pemain dan ofisial dijamu makan siang sekaligus mengikuti acara pelepasan yang dipimpin Wali Kota Denpasar di akhir pekan lalu.