DENPASAR — Memasuki pekan kedua Agustus, BMKG memprakirakan cuaca di Pulau Dewata didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hanya Kabupaten Bangli yang diperkirakan berawan sepanjang hari, dengan suhu udara paling dingin di antara wilayah lain, yakni 17-26 derajat Celsius.
Tidak ada potensi hujan signifikan yang terdeteksi untuk seluruh kabupaten dan kota di Bali pada hari ini. Masyarakat yang hendak beraktivitas di luar ruangan, termasuk wisatawan yang berkunjung ke objek wisata pantai maupun pegunungan, diprediksi tidak akan terganggu oleh cuaca buruk.
Wilayah Cerah: Denpasar hingga Buleleng
Kota Denpasar dan Kabupaten Badung diprediksi cerah dengan suhu berkisar 22-30 derajat Celsius. Kelembapan udara di kedua wilayah tersebut berada di angka 66-94 persen. Kondisi serupa juga diperkirakan terjadi di Kabupaten Klungkung dan Buleleng.
Untuk Kabupaten Buleleng di bagian utara Bali, suhu diperkirakan berada di kisaran 22-29 derajat Celsius dengan kelembapan 65-92 persen. Sementara itu, Klungkung menjadi wilayah dengan kelembapan terendah, hanya 63-87 persen, sehingga udara terasa lebih kering.
Cerah Berawan di Jembrana, Tabanan, Gianyar, dan Karangasem
Empat kabupaten lainnya diprediksi mengalami kondisi cerah berawan. Jembrana memiliki suhu 21-29 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 97 persen, menjadikannya salah satu wilayah paling lembap hari ini.
Tabanan mencatat suhu terendah 20 derajat Celsius di pagi hari, sementara Gianyar dan Karangasem memiliki rentang suhu yang hampir sama, yaitu 22-28 derajat Celsius dan 19-26 derajat Celsius. Kelembapan di Karangasem bisa mencapai 98 persen, berpotensi membuat udara terasa lengket.
Bangli: Satu-satunya Wilayah Berawan
Berbeda dengan wilayah lainnya, Kabupaten Bangli justru diprediksi berawan sepanjang hari. Suhu di daerah dataran tinggi ini menjadi yang terdingin di Bali, yakni 17-26 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan sangat tinggi mencapai 99 persen.
Bagi warga yang beraktivitas di kawasan Kintamani atau sekitar Danau Batur, disarankan menyiapkan jaket atau pakaian hangat karena suhu pagi hari bisa turun drastis. Jarak pandang juga perlu diwaspadai jika berkendara di tengah kabut.
Tips Aman Beraktivitas di Musim Kemarau
Meski cuaca cerah mendominasi, BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Kelembapan udara yang tinggi di beberapa kabupaten berpotensi memicu kabut tipis di pagi hari, terutama di daerah pegunungan.
Bagi nelayan atau pengguna transportasi laut, kondisi gelombang perlu tetap dipantau meski cuaca cerah. Selalu perbarui informasi prakiraan cuaca melalui kanal resmi BMKG agar aktivitas harian berjalan lancar tanpa hambatan.