Pencarian

Bupati Tabanan Apresiasi Peken Jasindo 2026, Bantuan Rp 800 Juta untuk UMKM dan 40 Tenda Bazar Disalurkan

Minggu, 23 Agustus 2026 • 14:17:01 WIB
Bupati Tabanan Apresiasi Peken Jasindo 2026, Bantuan Rp 800 Juta untuk UMKM dan 40 Tenda Bazar Disalurkan
Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, meninjau stand UMKM pada pembukaan Peken Jasindo 2026 di Taman Bung Karno – Garuda Wisnu Singasana, Sabtu (22/8).

TABANAN — Rangkaian Peken Jasindo 2026 resmi dimulai di Taman Bung Karno – Garuda Wisnu Singasana, Tabanan, Sabtu (22/8). Acara yang mengusung tema "Peken Jasindo Nangun Sat Kerthi Loka Bali" ini dirancang sebagai ruang pertemuan antara ekonomi rakyat, kebudayaan, pariwisata, hingga pemberdayaan masyarakat.

Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., hadir langsung dan memberikan apresiasi kepada PT Asuransi Jasindo yang memilih Tabanan sebagai lokasi penyelenggaraan. Ia menilai pilihan tersebut tepat karena daerahnya dikenal sebagai lumbung pangan dan memiliki hampir 1.000 UMKM aktif.

Bantuan TJSL: Dari Beasiswa hingga Perlindungan Kecelakaan Kerja

Dalam kesempatan itu, Jasindo menyerahkan Bantuan 6 Pilar Program TJSL dengan total nilai ratusan juta rupiah. Paket bantuan mencakup peningkatan SDM, sarana literasi, beasiswa, tongkat tuna netra, hingga promosi Desa Wisata Nyambu.

Jasindo juga memberikan perlindungan asuransi kecelakaan diri bagi pelaku UMKM dengan total nilai pertanggungan Rp 800 juta. Sebanyak 40 unit tenda bazar turut diserahkan untuk menunjang aktivitas usaha mikro di daerah tersebut.

Mengapa Tabanan Dipilih Jadi Tuan Rumah?

Bupati Sanjaya mengungkapkan bahwa Kabupaten Tabanan merupakan daerah tumbuh kembangnya UMKM di Bali. Sektor agraris yang kuat membuat bahan baku berbagai produk usaha tersedia melimpah di wilayah ini.

"Terima kasih atas dipilihnya Kabupaten Tabanan, kita patut berbangga. Jadi di Bali, Tabanan yang dipilih. Karena Kabupaten Tabanan merupakan tumbuh kembangnya UMKM—ada sekitar 900 hingga hampir 1.000 UMKM—sehingga sangat tepat karena Tabanan merupakan daerah agraris," ujarnya dalam sambutan.

Ekonomi Rakyat Tidak Boleh Hanya Jadi Penonton

Sanjaya menegaskan bahwa penyelenggaraan acara ini membawa pesan penting bagi pembangunan daerah. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi harus berjalan selaras dengan keberlanjutan lingkungan dan pelestarian kebudayaan.

"Saya melihat Peken Jasindo Tabanan bukan hanya sekadar sebuah event, melainkan sebuah pesan bahwa ekonomi rakyat harus diberikan ruang, pesan bahwa UMKM tidak boleh hanya menjadi penonton pembangunan," tegas Bupati Sanjaya.

Ia menambahkan, ekonomi tidak boleh hanya mengejar angka semata. Ekonomi harus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Komitmen Korporasi dan Rangkaian Acara Pendukung

Direktur Utama Asuransi Jasindo, Andy Samuel, menyampaikan bahwa Peken Jasindo merupakan wujud komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Pihaknya tidak hanya menargetkan profitabilitas, tetapi juga kontribusi sosial yang berkelanjutan.

"Sebagai korporasi kami tidak hanya menargetkan profitabilitas tetapi kami juga ingin memberikan sesuatu kembali pada masyarakat sehingga acara ini bisa terlaksana hari ini," jelas Andy Samuel.

Selama kegiatan berlangsung, pengunjung dapat menikmati puluhan bazar UMKM, talkshow, workshop, pameran Difabel Berkarya, serta pelayanan publik. Tersedia pula hiburan dari musisi lokal dan nasional untuk memeriahkan acara.

Jasindo turut menghadirkan Gerakan Tabanan Peduli NTT sebagai bentuk solidaritas kepada masyarakat di Flores. Konsep zero waste event juga diterapkan sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan selama penyelenggaraan berlangsung.

Follow pojokbali.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kabarnusa.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks