TABANAN — Swank Rally mempertemukan dua kelas peserta, yakni beginner yang diikuti sekitar 45 pembalap dan expert dengan 21 peserta. Setiap rider mendapat dua kesempatan mencatatkan waktu terbaik di lintasan alam terbuka yang dirancang dengan berbagai rintangan.
Kapasitas mesin dibatasi maksimal 400 cc, mencakup motor asli maupun modifikasi dua tak dan empat tak. Meski berformat kompetisi, penyelenggara mengemas balapan dengan suasana santai.
Lintasan Pindah ke Ciputra Beach Resort, Ini Alasannya
Marketing Manager Deus Ex Machina Indonesia, Jojo, menyebut lokasi tahun ini sengaja dipindahkan dari kawasan Pasut, Tabanan, ke Ciputra Beach Resort. Pemindahan dilakukan untuk menghadirkan karakter lintasan yang berbeda dari edisi sebelumnya.
"Lokasi Swank Rally tahun ini sengaja dipilih di Ciputra Beach Resort yang menghadirkan karakter berbeda. Deus memang lebih identik dengan pantainya, jadi kita cari lokasi yang memang dekat sekali dengan pantai. Apalagi dengan Swank Rally, lintasannya selalu kita lewati dengan pantai," ujar Jojo di sela-sela acara.
Menurut Jojo, format Swank Rally memang dirancang tidak sekaku balap profesional. Kompetisi tetap ada, tetapi suasana kegembiraan lebih ditonjolkan.
"Swank Rally dikemas dengan suasana yang lebih santai tanpa menghilangkan unsur kompetisi. Ini berbeda dari kompetisi balap yang identik dengan persaingan serius. Kita kompetisi, tapi create-nya lebih ke fun aja sih, tidak pernah serius," tambahnya.
Peserta dari Australia hingga Builder Deus Ex Machina
Peserta Swank Rally 2026 didominasi pembalap Indonesia, dengan kehadiran rider asal Australia, termasuk sejumlah builder dari Deus Ex Machina Australia. Ajang ini menjadi salah satu rangkaian Slidetober Fest, agenda tahunan setiap Oktober untuk merayakan ulang tahun pendiri Deus Ex Machina.
Festival berlangsung tiga hari dengan tiga kegiatan berbeda. Hari pertama diisi kompetisi selancar, hari kedua Dress Up Drag Race, dan hari ketiga Swank Rally.
Ratusan Penonton Padati Area Perlombaan
Sejak aba-aba start diberikan, para pembalap tancap gas serentak di atas padang rumput. Cipratan tanah berhamburan, diselingi aksi mengangkat roda depan motor di gerbang start yang memancing tepuk tangan penonton.
Ratusan orang memadati area perlombaan, terdiri dari warga lokal dan wisatawan mancanegara. Sebagian duduk di tribun resmi, sebagian lain berdiri di sepanjang pagar pembatas bersama komunitas masing-masing.
Terik matahari tidak menyurutkan antusiasme penonton. Hembusan angin pantai membuat suasana balapan terasa lebih nyaman, terutama saat peserta saling salip atau terjatuh di medan rumput yang labil.
Pangkung Tibah Diharap Jadi Destinasi Baru
Project Coordinator Ciputra Beach Resort, Silvanus Prima, menyambut baik penyelenggaraan Swank Rally di kawasannya. Kegiatan berbasis komunitas dinilai sejalan dengan visi pengembang membangun komunitas tepi pantai yang berkelanjutan.
"Ciputra Beach Resort mempunyai visi beachfront community yang berkelanjutan, sehingga kami sangat mendukung ajang balap trail ini. Acara seperti ini sangat positif untuk mendorong Pangkung Tibah agar bisa lebih berkembang, menjadi destinasi baru, dan semakin alive," tutur Silvanus.
Silvanus berharap kolaborasi dengan Deus Ex Machina berlanjut di masa mendatang. Kawasan Pangkung Tibah dinilainya punya potensi sebagai lokasi kegiatan luar ruang berskala nasional maupun internasional.