BALI — Penyelenggara GIIAS, Seven Event, memastikan pameran otomotif terbesar di Indonesia itu tidak akan pindah dalam waktu dekat. CEO Seven Event, Andy Wismarsyah, menyatakan bahwa untuk tahun depan, ICE BSD City masih menjadi tuan rumah. Keputusan soal kemungkinan relokasi ke PIK 2 baru akan dievaluasi setelah GIIAS 2026 rampung.
Akses Macet dan Kamar Hotel Jadi Syarat Mutlak Pindah Venue
Andy menegaskan bahwa pihaknya belum menentukan apa pun terkait perpindahan venue di masa depan. Ada dua faktor utama yang terus dikaji sebelum GIIAS benar-benar hengkang dari BSD City.
"Kami belum tentukan karena (GIIAS) 2026 aja kan belum jalan. Tapi yang kami perhatikan itu, secara keseluruhan adalah akses, itu nomor satu," ujar Andy di Jakarta belum lama ini. Faktor kedua adalah akomodasi. GIIAS tidak hanya mendatangkan pengunjung harian, tetapi juga peserta pameran, media, dan tamu mancanegara yang membutuhkan hotel.
"Kalau memang sudah ada (penginapan) dengan kapasitas lebih baik serta harganya terjangkau, itu mungkin bukan jadi satu halangan. Tapi sampai hari ini, kami masih terus menggali informasi-informasi tersebut," lanjut Andy.
Luas Area NICE PIK 2 Hampir Dua Kali Lipat ICE BSD
Wacana perpindahan menguat setelah NICE PIK 2 resmi diperkenalkan sebagai pusat konvensi baru di kawasan Pantai Indah Kapuk 2. Secara total luas lahan, NICE PIK 2 unggul telak. Kawasan ini dibangun di atas lahan sekitar 400 ribu meter persegi, hampir dua kali lipat dari ICE BSD City yang memiliki luas total 220 ribu meter persegi.
Namun, jika membandingkan area pameran indoor saja, selisihnya tidak terlalu signifikan. ICE BSD memiliki exhibition hall seluas 50 ribu meter persegi, sementara NICE PIK 2 menawarkan ruang pamer sekitar 55.100 meter persegi. Dengan kapasitas yang lebih besar, NICE PIK 2 memang berpotensi menjadi venue pameran otomotif masa depan, tetapi masih terkendala infrastruktur pendukung di sekitarnya.
Keputusan Final Paling Cepat Tahun 2027
Untuk saat ini, penyelenggara masih mengambil sikap wait and see. "Jadi tahun 2026 sudah pasti akan di situ (ICE BSD City lagi), untuk tahun 2027 will see (akan kita lihat dulu)," ujar Andy. Artinya, keputusan final soal nasib GIIAS apakah tetap setia di BSD atau pindah ke PIK 2 baru akan terlihat setelah pameran tahun depan berjalan.
Selama NICE PIK 2 belum bisa menjamin akses lalu lintas yang lancar dan ketersediaan hotel dengan harga terjangkau dalam jumlah besar, posisi ICE BSD City sebagai rumah GIIAS masih aman.